Sekolah Menjadi Ruang Belajar Calon Guru PAI untuk Mengasah Pedagogi dan Kepemimpinan
- account_circle Feri Anugrah
- calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung – Ratusan mahasiswa semester 7 Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung diterjunkan ke puluhan sekolah mitra di Bandung Raya untuk mengikuti program Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP), Rabu (14/10/2026).
Selama dua bulan, mahasiswa akan menjalani praktik mengajar di sekolah jenjang dasar hingga menengah, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA.
Program ini menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus sekaligus mengasah kompetensi sebagai calon guru profesional.
Ketua Prodi PAI UM Bandung Dr Iim Ibrohim MAg mengatakan, PLP dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan mengajar, kepemimpinan, kepribadian, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekolah, terutama di era digital.
“Program PLP ini adalah kawah candradimuka bagi mahasiswa semester akhir. Kami tidak sekadar mengirim mahasiswa untuk mengajar, tetapi untuk mengasah kepemimpinan, kepribadian, dan keahlian pedagogik yang adaptif,” ujar Iim.
Menurutnya, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, calon guru perlu mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman secara menyejukkan.
Sekretaris Prodi PAI UM Bandung Dr Hernawati MPd menjelaskan, tugas mahasiswa selama PLP tidak hanya mengajar. Mereka juga akan menyusun modul ajar, mengelola kelas, membantu administrasi sekolah, serta mendampingi kegiatan ekstrakurikuler dan pembinaan karakter keagamaan siswa.
Selama bertugas, mahasiswa akan mendapat pendampingan dari guru pamong dan dosen pembimbing lapangan. Mereka juga didorong menghadirkan inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi siswa di sekolah mitra.
“Kami menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan nama baik almamater selama bertugas,” kata Hernawati.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang juga Pengurus Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Supala MAg menilai, PLP menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Menurutnya, mahasiswa dapat membawa wawasan dan pengetahuan terbaru dari kampus untuk memperkaya proses pembelajaran di sekolah. Sebaliknya, pengalaman di lapangan membantu mahasiswa memahami kebutuhan siswa serta tantangan yang dihadapi para pendidik.
“Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra di Bandung Raya ini sangat strategis. PLP bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kontribusi nyata Muhammadiyah dalam membangun fondasi pendidikan nasional yang kuat,” tutur Supala.
Melalui program ini, FAI UM Bandung berharap dapat menyiapkan calon guru PAI yang tidak hanya unggul secara akademik. Namun, memiliki integritas moral, keterampilan mengajar, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Para mahasiswa ditempatkan di puluhan sekolah mitra yang tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.***
- Penulis: Feri Anugrah
