Kamis, 8 Okt 2026

Inilah 5 Kriteria Utama Destinasi Wisata Terkategori Halal

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID — Pariwisata halal atau halal tourism bukan sekadar tren sesaat, melainkan telah berevolusi menjadi segmen pasar yang sangat besar dan potensial di industri pariwisata global. Indonesia sendiri kerap menduduki peringkat atas dalam daftar destinasi wisata ramah muslim dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI).

Namun, apa sebenarnya yang membuat sebuah destinasi wisata bisa mendapatkan predikat “halal” atau ramah muslim? Berdasarkan pedoman dari berbagai lembaga termasuk Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, wisata halal tidak berarti mengubah objek wisata alam atau budayanya menjadi bernuansa agama secara eksklusif. Konsep ini lebih menitikberatkan pada penyediaan layanan pendukung ( extended services ) yang memenuhi kebutuhan wisatawan muslim.

Berikut adalah 5 kriteria utama sebuah destinasi wisata dapat dikategorikan sebagai destinasi halal:

1. Ketersediaan Fasilitas Ibadah yang Memadai

Kriteria paling krusial bagi wisatawan muslim adalah kemudahan dalam menjalankan kewajiban ibadah, terutama shalat lima waktu. Destinasi wisata halal wajib menyediakan:

  • Tempat Ibadah (Mushola/Masjid): Ruang yang bersih, nyaman, dan mudah dijangkau di area wisata maupun penginapan.

  • Fasilitas Bersuci (Wudhu): Ketersediaan air bersih yang terpisah dari toilet, serta peralatan shalat seperti sajadah dan mukena yang terjaga kebersihannya.

  • Arah Kiblat: Tanda penunjuk arah kiblat yang akurat di setiap kamar hotel maupun area ibadah umum.

2. Jaminan Makanan dan Minuman Halal

Kebutuhan akan kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari wisata. Destinasi wisata halal harus memastikan ketersediaan makanan dan minuman yang memenuhi prinsip syariah, antara lain:

  • Bebas dari bahan yang diharamkan (seperti daging babi, darah, dan bangkai).

  • Proses penyembelihan hewan, pengolahan, hingga penyajian dilakukan sesuai standar halal (idealnya memiliki sertifikat halal resmi).

  • Bebas dari unsur alkohol (khamr) di restoran, kafe, maupun mini bar di kamar penginapan.

3. Akomodasi dan Layanan Ramah Muslim (Muslim-Friendly)

Penginapan dan layanan publik di destinasi tersebut harus disesuaikan dengan nilai-nilai kepantasan syariat Islam. Beberapa kriteria penunjangnya meliputi:

  • Privasi dan Pemisahan Gender: Adanya pemisahan fasilitas antara laki-laki dan perempuan pada area tertentu yang bersifat privat, seperti kolam renang, tempat kebugaran (gym), layanan spa, dan pijat refleksi. Terapis spa juga harus disesuaikan dengan gender pengunjung.

  • Etika Pelayanan: Karyawan dan pemandu wisata diimbau mengenakan pakaian yang sopan dan menjaga adab pelayanan.

4. Atraksi dan Hiburan yang Tidak Bertentangan dengan Syariat

Konsep wisata halal mengharuskan atraksi, kesenian, dan kebudayaan yang disajikan terbebas dari hal-hal yang melanggar nilai agama. Atraksi yang disuguhkan haruslah:

  • Tidak mengandung unsur kemusyrikan, perjudian (maysir), kemaksiatan, pornografi, atau pornoaksi.

  • Lebih mengedepankan nilai edukasi, pelestarian alam (eco-friendly), sejarah, rekreasi keluarga yang sehat (family-friendly), dan apresiasi terhadap keindahan ciptaan Tuhan.

5. Fasilitas Sanitasi yang Baik dan Berkelanjutan

Islam sangat menekankan kebersihan (thaharah). Oleh karena itu, kriteria destinasi halal juga sangat erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan dan fasilitas sanitasi.

  • Toilet Ramah Air: Ketersediaan air berlimpah (atau bidet/selang air) di toilet (water-friendly washrooms) sangat penting karena mayoritas wisatawan muslim menggunakan air untuk bersuci (istinja), bukan sekadar tisu kering.

  • Lingkungan yang Bersih (Thayyib): Pengelolaan sampah yang baik dan lingkungan yang tertata rapi tidak hanya memenuhi prinsip syariah tentang kebersihan, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi semua pengunjung secara universal.

Pengembangan destinasi wisata halal pada dasarnya berorientasi pada penyediaan fasilitas pendukung yang menghadirkan kenyamanan, ketenangan jasmani maupun rohani, tanpa mengurangi keindahan objek wisata itu sendiri. Konsep pariwisata ini mengedepankan nilai-nilai etika, kebersihan, dan keramahtamahan keluarga (family-friendly), sehingga tidak hanya eksklusif bagi umat muslim, melainkan juga dapat dinikmati dengan nyaman oleh wisatawan non-muslim dari seluruh dunia.***(SAB)

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaya Sultan, Dompet Rungkad, dan Catatan Harian Hamba Paylater

    Gaya Sultan, Dompet Rungkad, dan Catatan Harian Hamba Paylater

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Sukron Abdilah, Founder Gen Halal Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Bangun pagi, meregangkan badan di atas kasur springbed empuk. Ah, nikmatnya hidup. Sampai saya sadar, kasur ini baru masuk cicilan bulan ke-3 dari total 12 bulan. Selamat datang di kehidupan modern, di mana slogan “Beli Sekarang, Bayar Nanti” tampaknya lebih dihayati oleh generasi kita daripada butir-butir Pancasila. Mari kita mulai rutinitas pagi. Buka aplikasi […]

  • Luncurkan Buku Jurnalisme Filantropi, Roni Tabroni: Praktisnya, Bisa Dibilang Jurnalisme Berdampak Lho!

    Luncurkan Buku Jurnalisme Filantropi, Roni Tabroni: Praktisnya, Bisa Dibilang Jurnalisme Berdampak Lho!

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 124
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Jakarta – Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung Dr Roni Tabroni MSi meluncurkan buku terbarunya berjudul “Jurnalisme Filantropi: Media dan Visi Kesejahteraan” yang diterbitkan “Suara Muhammadiyah”. Peluncuran dan bedah buku ini berlangsung di Aula Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lantai 4, Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/07/2026). Kegiatan ini juga terlaksana atas dukungan […]

  • Tidak Sama dengan yang Lain, Inilah Indikator Manusia Terdidik

    Tidak Sama dengan yang Lain, Inilah Indikator Manusia Terdidik

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Apa sebenarnya makna menjadi manusia terdidik? Pertanyaan ini mengemuka dalam program Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat, Selasa (25/08/2026), yang menghadirkan Hendar Riyadi, dosen Prodi PAI dan PIAUD Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, sebagai narasumber. Hendar menegaskan, pendidikan sejati tidak berhenti pada kecerdasan intelektual. Pendidikan harus membentuk manusia yang beriman, berakhlak, bijaksana, […]

  • Guru Besar UIN Jakarta: PDF Berhak Dapat Pengakuan dan Dukungan Setara Pendidikan Formal

    Guru Besar UIN Jakarta: PDF Berhak Dapat Pengakuan dan Dukungan Setara Pendidikan Formal

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pendidikan Diniyah Formal (PDF) sebagai salah satu satuan pendidikan pesantren memiliki posisi strategis dalam Sistem Pendidikan Nasional. Selain berperan mencetak generasi yang tafaqquh fiddin, PDF juga berkontribusi dalam meningkatkan akses dan partisipasi pendidikan nasional sehingga berhak memperoleh pengakuan, perlindungan, dan dukungan negara sebagaimana satuan pendidikan formal lainnya. Hal ini mengemuka dalam Diskusi Bedah Undang-Undang […]

  • Kuliah Pakar UIN Bandung: Prof. Ramlan Surbakti Soroti RUU Pemilu 2029

    Kuliah Pakar UIN Bandung: Prof. Ramlan Surbakti Soroti RUU Pemilu 2029

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID – Program Studi (Prodi) Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Rancangan Undang-undang Pemilu 2029 dan Masa Depan Demokrasi Indonesia”. Acara yang ditujukan untuk membekali mahasiswa dengan fondasi keilmuan politik ini berlangsung khidmat di Aula FISIP Lantai 1, Sabtu (5/9/2026). Seminar ini menghadirkan […]

  • Jadi Blogger Silakan, Mau Jadi Youtuber Pun Monggo!

    Jadi Blogger Silakan, Mau Jadi Youtuber Pun Monggo!

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Selamat malam (Woy…, Sekarang udah siang), Bapak-Ibu, rekan-rekan sekalian, dan para pejuang klik yang budiman! Senang sekali malam ini bisa berdiri di sini di hadapan para makhluk digital. Kita ini hidup di era yang luar biasa, ya. Era di mana peradaban manusia tidak lagi diukur dari seberapa megah piramida yang kita bangun, melainkan […]

expand_less