Kamis, 8 Okt 2026

Bukit Jengkoang Makin Ramah Wisatawan, Mahasiswa KKN Hadirkan Rute dan Informasi Digital

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID, Batu — Bayangkan sudah sampai di sebuah kawasan dengan udara sejuk, hamparan kebun, dan pemandangan yang bikin ingin berlama-lama. Namun, ada satu masalah kecil: jalannya ke mana?

Persoalan seperti itu ternyata masih ditemui wisatawan yang ingin berkunjung ke Bukit Jengkoang dan Puthuk Gede, Desa Bulukerto, Kota Batu, Jawa Timur.

Destinasinya menarik, potensi alamnya ada, tetapi informasi akses dan titik lokasi belum selalu mudah ditemukan.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Muhammadiyah Aisyiyah Kelompok 2 mencoba menghadirkan solusi yang cukup sederhana, tetapi terasa manfaatnya.

Pada Minggu (23/8/2026), mereka memperkenalkan program Rute Edu-Tracking dan Media Informasi Wisata.

Bukan cuma memasang papan penunjuk arah, mahasiswa juga menambahkan barcode yang bisa dipindai wisatawan.

Sekali scan, pengunjung bisa mendapatkan informasi digital tentang kawasan Bukit Jengkoang sekaligus petunjuk menuju lokasi.

Ada pula website khusus yang dibuat untuk melengkapi informasi wisata.

Di dalamnya terdapat informasi kawasan, rute perjalanan yang terhubung dengan peta digital, hingga berbagai potensi lokal yang ada di sekitar Bukit Jengkoang.

Jadi, wisatawan tidak hanya dibantu menemukan jalan.

Mereka juga diajak mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat yang tinggal dan bekerja di kawasan tersebut.

Salah satu yang diperkenalkan adalah hasil pertanian warga.

Bukit Jengkoang ternyata punya “dapur” yang cukup lengkap: ada wortel, kol, brokoli, tomat, hingga cabai yang menjadi bagian dari hasil bumi petani setempat.

Informasi tentang hasil bumi itu kemudian ditampilkan melalui papan informasi di kawasan wisata dan dikembangkan pula dalam bentuk digital.

Dengan begitu, wisatawan bisa tahu bahwa di balik pemandangan hijau yang mereka nikmati, ada aktivitas pertanian warga yang terus berjalan.

Ketua Kelompok Tani Hutan Wono Mulyo, Narto, mengatakan pertanian di kawasan tersebut sangat dipengaruhi kondisi musim.

Saat kemarau, petani yang tidak memiliki akses air harus menunggu hujan sebelum kembali mengolah lahannya.

“Hasil bumi yang dihasilkan di Bukit Jengkoang antara lain wortel, kol, brokoli, tomat, cabai. Ketika musim kemarau seperti ini, petani yang tidak punya akses air biasanya tidak menanam itu sampai nunggu waktu hujan,” jelas Narto.

Bagi wisatawan, papan penunjuk arah yang dipasang mahasiswa juga menjadi kabar baik.

Sumardi, salah seorang petani di kawasan Bukit Jengkoang, menilai kehadiran penanda tersebut bisa membuat wisatawan yang baru pertama kali datang lebih mudah menemukan lokasi.

“Penanda arah ini membantu memudahkan wisatawan yang datang dan sama sekali tidak keberatan dengan program ini,” ujar Sumardi.

Namun, ada satu hal yang tidak kalah penting dari menemukan jalan, yakni bagaimana menjaga tempat yang sudah ditemukan.

Semakin banyak orang datang, semakin besar pula tanggung jawab untuk memastikan Bukit Jengkoang dan Puthuk Gede tetap asri.

Sumardi pun mengingatkan wisatawan agar tidak merusak alam selama berkunjung.

Menurutnya, keindahan kawasan tersebut merupakan aset yang harus dijaga bersama.

“Himbauan untuk wisatawan yang datang ke Puthuk Gede yakni agar tetap menjaga kelestarian alam dan tidak merusak alam yang ada di Bukit Jengkoang,” jelas Sumardi.

Menariknya, pengalaman berwisata di kawasan ini tidak hanya menawarkan panorama alam.

Puthuk Gede juga memiliki layanan wisata Jeep yang dikelola warga setempat.

Artinya, semakin banyak wisatawan yang datang dengan cara yang tepat, semakin besar pula peluang ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat.

Ketua Kelompok 2 KKN, Muhajir, mengatakan program tersebut memang dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa untuk membantu Desa Bulukerto mengenalkan potensi yang dimilikinya.

“Harapan dari saya terkait program kerja ini, semoga bisa bermanfaat bagi Desa Bulukerto dan tiada lain kami ingin membantu dengan semampu kami,” jelas Muhajir.

Pada akhirnya, inovasi ini memang tidak terlihat rumit. Ada papan arah, barcode, dan website.

Namun, dari hal-hal sederhana itu muncul manfaat yang cukup luas.

Misal wisatawan lebih mudah menemukan lokasi, potensi pertanian lebih dikenal, peluang ekonomi warga ikut terbuka, dan pesan untuk menjaga lingkungan bisa terus disampaikan.

Bukit Jengkoang pun seolah mendapatkan “pemandu baru”.

Bukan pemandu yang berjalan di samping wisatawan, melainkan informasi yang membantu mereka menemukan jalan dengan lebih mudah.

Di saat yang sama, wisatawan diajak mengenal potensi desa dan hasil bumi masyarakat setempat.

Sebab, di balik indahnya sebuah destinasi, ada warga yang menggantungkan harapan dan kehidupan pada tempat tersebut.

Lewat Rute Edu-Tracking dan Media Informasi Wisata, mahasiswa KKN Muhammadiyah Aisyiyah Kelompok 2 membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak harus selalu berupa program besar.

Kadang, membuat sebuah tempat lebih mudah ditemukan, lebih mudah dikenali, dan lebih mudah dijaga sudah menjadi kontribusi yang berarti.***(Neneng Solihat)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asyik! BPJPH Terima Hibah Tanah untuk Pembangunan Kantor UPT Layanan JPH Sumatera Barat

    Asyik! BPJPH Terima Hibah Tanah untuk Pembangunan Kantor UPT Layanan JPH Sumatera Barat

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)menerima hibah tanah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk pembangunan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Jaminan Produk Halal (JPH) di Kota Padang, Sumatera Barat. Penyerahan hibah tersebut menjadi salah satu wujud nyata dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat penyelenggaraan JPH sekaligus meningkatkan akses layanan sertifikasi halal bagi masyarakat […]

  • Ary Ginanjar Agustian Membangun Ekosistem Halal Perspektif IQ EQ SQ

    Ary Ginanjar Agustian Membangun Ekosistem Halal Perspektif IQ EQ SQ

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 717
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Lahir di Bandung pada 24 Maret 1965, Ary Ginanjar Agustian tumbuh sebagai pemuda dengan mimpi-mimpi besar. Selepas menyelesaikan pendidikannya di Universitas Udayana dan sempat menimba ilmu hingga ke Adelaide, Australia, ia memulai kariernya di zona nyaman: menjadi seorang dosen ASN di Bali. Namun, gejolak di dalam dadanya menolak untuk diam. Ia merasa takdirnya […]

  • Cerita UMKM Naik Kelas Lewat Alur Pendaftaran Sertifikasi Halal Online

    Cerita UMKM Naik Kelas Lewat Alur Pendaftaran Sertifikasi Halal Online

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pelaku usaha kini dapat mendaftarkan sertifikasi produk halal secara mandiri melalui portal resmi ptsp.halal.go.id. Alur utamanya dimulai dengan membuat akun Si Halal, mengisi formulir data pelaku usaha dan produk, serta mengunggah dokumen persyaratan seperti NIB dan daftar bahan. Setelah berkas diverifikasi oleh pendamping PPH, pengajuan akan dikaji oleh Majelis Ulama Indonesia sebelum akhirnya terbit […]

  • Organisasi dan UKM Jadi Wadah Pengembangan Kreativitas Mahasiswa

    Organisasi dan UKM Jadi Wadah Pengembangan Kreativitas Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 25
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung tidak cukup hanya mengejar nilai akademik. Mereka juga perlu aktif mencari pengalaman, membangun jejaring, dan mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan selama kuliah. Pesan tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Pesonamu UM Bandung 2026 Rikki Maulana setelah rangkaian orientasi dan sosialisasi mahasiswa baru berlangsung selama tiga hari. Rikki meminta […]

  • Bangun Generasi Cerdas Finansial, UIN Bandung Edukasi Pelajar MA YPP Sukamiskin tentang Pasar Modal Syariah

    Bangun Generasi Cerdas Finansial, UIN Bandung Edukasi Pelajar MA YPP Sukamiskin tentang Pasar Modal Syariah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID  — Membekali generasi muda dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak menjadi semakin penting di tengah maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong. Galeri Investasi Syariah (GIS) UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Madrasah Aliyah (MA) Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Sukamiskin menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) bertema “Cerdas Finansial Generasi Muda: Mencegah Jerat […]

  • Daftar Bahan Kritis dalam Skincare, Kosmetik yang Wajib Diwaspadai Muslimah (Panduan Terbaru)

    Daftar Bahan Kritis dalam Skincare, Kosmetik yang Wajib Diwaspadai Muslimah (Panduan Terbaru)

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Bahan kritis dalam skincare dan kosmetik adalah bahan tambahan atau bahan aktif yang memiliki potensi berasal dari sumber haram/najis (seperti turunan babi, bangkai hewan, atau alkohol non-halal). Contoh bahan kritis yang paling sering ditemukan meliputi Kolagen (Collagen), Plasenta (Placenta), Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid), Gliserin (Glycerin), Asam Stearat (Stearic Acid), dan Squalane. Sebelum membeli, […]

expand_less