Kamis, 8 Okt 2026

Pendidikan Yang Baik Tak Hanya Mencerdaskan, Tapi Juga Membentuk Akhlak

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung — Ilmu tidak hanya membuat seseorang lebih tahu. Lebih jauh, ilmu seharusnya membuat seseorang mampu memahami kehidupan, memperbaiki diri, dan memberi manfaat bagi orang lain.

Gagasan itu disampaikan Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Bandung Iim Ibrohim saat mengisi kajian Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat belum lama ini.

Menurut Iim, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk manusia. Pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi perlu menumbuhkan kesadaran, akhlak, kemandirian, dan kepedulian sosial.

“Kalau kita ingin benar-benar merdeka, maka kita harus membebaskan diri dari kebodohan. Ilmu menjadi salah satu jalan penting untuk mencapai kemerdekaan itu,” ujar Iim.

Dalam Islam, mencari ilmu juga berkaitan erat dengan adab. Pengetahuan yang luas perlu disertai akhlak agar ilmu tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi dapat digunakan untuk kebaikan.

“Ilmu tidak boleh dipisahkan dari adab. Orang berilmu tetapi tidak memiliki akhlak akan kehilangan arah,” katanya.

Karena itu, belajar bukan sekadar mengumpulkan pengetahuan. Ada proses membentuk diri agar semakin bijak, rendah hati, dan mampu menempatkan ilmu pada jalan yang benar.

Iim mengajak umat melihat kembali tradisi keilmuan Islam yang diwariskan para ulama dan ilmuwan muslim.

Imam Hanafi, Al-Farabi, Ibnu Sina, Al-Ghazali, hingga Ibnu Khaldun menjadi contoh bahwa ilmu dapat menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan dan peradaban.

Semangat tersebut juga terlihat dalam perjuangan KH Ahmad Dahlan. Pendiri Muhammadiyah itu menjadikan pendidikan sebagai salah satu jalan untuk membangun masyarakat melalui perpaduan tauhid, ilmu, dan amal.

“Pendidikan jangan hanya dipahami sebagai urusan administrasi lembaga. Pendidikan adalah jihad intelektual untuk membebaskan manusia dari kebodohan,” tegas Iim.

Di tengah perkembangan teknologi, tantangan pendidikan semakin kompleks. Informasi semakin mudah diperoleh, tetapi kemampuan untuk memilah, memahami, dan menggunakannya secara bijak menjadi semakin penting.

Oleh karena itu, pendidikan perlu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi memiliki karakter kuat. Mereka diharapkan mampu berdiri sendiri sekaligus peka terhadap persoalan di sekitarnya.

Iim juga mendorong kader Muhammadiyah untuk membangun kemandirian ekonomi. Namun, kemandirian tersebut sebaiknya tidak berhenti pada kepentingan pribadi, melainkan menjadi modal untuk membantu dan menguatkan masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya menjadi penerima manfaat. Kita harus menjadi orang yang mampu memberi manfaat,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, ukuran keberhasilan seseorang tidak selalu ditentukan oleh seberapa tinggi pendidikan atau jabatan yang dimiliki, tetapi oleh seberapa besar manfaat yang dapat diberikan.

Iim menambahkan, ilmu agama dan ilmu umum tidak semestinya dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan bersama untuk membentuk generasi yang kuat dalam iman, luas dalam wawasan, dan siap menghadapi perubahan zaman.

Pada akhirnya, pendidikan adalah perjalanan untuk menjadi manusia yang lebih baik. Ilmu menambah wawasan, adab menjaga perilaku, dan amal membuktikan bahwa ilmu benar-benar hidup dalam diri seseorang.

Semangat pendidikan seperti inilah yang diwariskan KH Ahmad Dahlan dan perlu terus dihidupkan. Belajar bukan hanya untuk menjadi pintar, tetapi untuk menjadi pribadi yang beriman, mandiri, dan kehadirannya membawa manfaat bagi sesama.***(FA)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ary Ginanjar Agustian Membangun Ekosistem Halal Perspektif IQ EQ SQ

    Ary Ginanjar Agustian Membangun Ekosistem Halal Perspektif IQ EQ SQ

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 717
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Lahir di Bandung pada 24 Maret 1965, Ary Ginanjar Agustian tumbuh sebagai pemuda dengan mimpi-mimpi besar. Selepas menyelesaikan pendidikannya di Universitas Udayana dan sempat menimba ilmu hingga ke Adelaide, Australia, ia memulai kariernya di zona nyaman: menjadi seorang dosen ASN di Bali. Namun, gejolak di dalam dadanya menolak untuk diam. Ia merasa takdirnya […]

  • Kunjungi UM Bandung, Siswa Darul Arqam Garut Bersiap Menatap Perguruan Tinggi

    Kunjungi UM Bandung, Siswa Darul Arqam Garut Bersiap Menatap Perguruan Tinggi

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 40
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Bagi siswa kelas 12, memasuki perguruan tinggi bukan lagi sekadar rencana yang masih jauh. Pilihan kampus, program studi, suasana perkuliahan, hingga peluang beasiswa mulai menjadi bagian dari pertimbangan untuk menentukan langkah setelah lulus. Kesempatan mengenal dunia kampus itu diperoleh ratusan siswa-siswi Madrasah Aliyah Darul Arqam Muhammadiyah Garut, Jawa Barat, saat berkunjung ke […]

  • Kepsek dan Kamad Muhammadiyah Banyumas Ikrar Wujudkan Sekolah Unggul Berkemajuan

    Kepsek dan Kamad Muhammadiyah Banyumas Ikrar Wujudkan Sekolah Unggul Berkemajuan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID – Di bawah rindangnya Baturraden, api semangat itu dinyalakan kembali.   Selama dua hari, 28–29 Juli 2026, para nahkoda pendidikan Muhammadiyah se-Kabupaten Banyumas duduk satu barisan. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas melalui Majelis Dikdasmen & PNF menggelar Rapat Koordinasi Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah Muhammadiyah.   Ini bukan sekadar rakor. Ini ikrar. Ikrar untuk bergerak, […]

  • Tak Hanya Kerja, Jepang Buka Peluang Studi Bagi Lulusan Indonesia

    Tak Hanya Kerja, Jepang Buka Peluang Studi Bagi Lulusan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 11
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Jepang menghadapi persoalan demografi yang berdampak pada ketersediaan tenaga kerja. Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan industri tetap berjalan sehingga membuka peluang bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia. Situasi ini menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa tingkat akhir dan lulusan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, khususnya dari program studi teknik. Selain bekerja, mereka […]

  • Landasan Filosofi dan Hakikat Belajar Matematika

    Landasan Filosofi dan Hakikat Belajar Matematika

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Hamdan Sugilar, Dosen Pendidikan Matematika UIN Bandung
    • visibility 90
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Landasan Filosofi Belajar Matematika Mengetahui filsafat pendidikan matematika, merupakan bagian penting karena memberi orang ‘kacamata’ baru untuk melihat dunia, hal ini memungkinkan orang melihat lebih jauh dari sekadar cerita resmi tentang masyarakat, matematika, dan pendidikan (Ernest et al., 2016).   Menurut Plato, pengetahuan sejati hanya dapat ditemukan dalam dunia ide atau rasionalisme, sedangkan menurut […]

  • Hadapi Era AI, Kepala BMBPSDM Beberkan Pentingnya Adaptasi Perguruan Tinggi

    Hadapi Era AI, Kepala BMBPSDM Beberkan Pentingnya Adaptasi Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID  — Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani mendorong pegawai UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi di tengah percepatan transformasi teknologi, khususnya perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI). Pernyataan itu disampaikan Kepala BMBPSDM saat memberikan pembinaan pegawai yang […]

expand_less