Senin, 2 Nov 2026

UIN Bandung Dorong Moderasi Beragama Jadi Karakter dan Budaya Kelembagaan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung mendorong penguatan moderasi beragama agar tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi terinternalisasi menjadi budaya kelembagaan. Hal tersebut mengemuka dalam penutupan Pelatihan Moderasi Beragama yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Hotel Tjokro Bandung, Minggu (1/11/2026).

 

Pelatihan yang berlangsung selama tujuh hari tersebut diikuti 60 peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan pendidikan, instansi, dan masyarakat.

 

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran dan pendampingan dari narasumber serta fasilitator mengenai prinsip, perspektif, dan strategi implementasi moderasi beragama. Penguasaan materi dan kesiapan peserta dalam menerapkan hasil pembelajaran dievaluasi melalui praktik micro training pada akhir kegiatan.

 

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., dalam sambutan penutupan menegaskan bahwa keberhasilan pelatihan tidak semata-mata diukur dari terlaksananya kegiatan ataupun diperolehnya sertifikat oleh peserta. Indikator yang lebih substantif adalah sejauh mana nilai-nilai moderasi beragama dapat diinternalisasi dan diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

 

Penguatan moderasi beragama perlu mengalami pergeseran paradigma, dari pendekatan berbasis program menuju pembentukan ekosistem. Dengan pendekatan tersebut, moderasi beragama tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, seminar, atau pelatihan, tetapi menjadi bagian dari budaya dan tata kelola kelembagaan.

 

Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam proses pendidikan, termasuk kurikulum dan capaian pembelajaran. Upaya ini memerlukan keterlibatan seluruh unsur perguruan tinggi agar penguatan moderasi beragama menjadi tanggung jawab bersama.

 

Perubahan perilaku dan budaya kelembagaan, lanjutnya, menjadi indikator penting dalam mengukur keberhasilan implementasi moderasi beragama. Untuk mengetahui dampak pelatihan, evaluasi pascapelaksanaan melalui survei terhadap peserta juga akan dilakukan guna mengukur perkembangan pemahaman dan praktik moderasi beragama di lingkungan masing-masing.

 

Sementara itu, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama RI, Dr. H. Ruchman Basori, M.Ag., yang hadir secara daring, mengapresiasi pimpinan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

 

Ruchman menegaskan bahwa pelatihan moderasi beragama harus menghasilkan perubahan yang lebih mendasar daripada sekadar peningkatan pengetahuan. Menurutnya, proses pembelajaran perlu dilanjutkan dengan internalisasi nilai sehingga peserta mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat dan lingkungan kerja.

 

“Pelatihan ini tidak boleh berhenti pada proses transfer pengetahuan. Lebih dari itu, harus ada transfer nilai yang kemudian diimplementasikan oleh setiap peserta di lingkungan masing-masing. Inilah bagian penting dari upaya kita membangun kehidupan beragama yang moderat,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa penguatan moderasi beragama harus diarahkan pada terwujudnya kehidupan keagamaan yang mencerminkan Islam rahmatan lil ‘alamin dan prinsip wasathiyah. Hal tersebut dapat dibangun melalui penguatan silaturahmi, solidaritas, serta kerja sama lintas kelompok dan profesi.

 

Ruchman mengingatkan bahwa pelatihan selama tujuh hari bukan merupakan akhir dari proses pembelajaran. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi peserta untuk terus meningkatkan kapasitas dan mengembangkan praktik moderasi beragama secara berkelanjutan.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia sekaligus Direktur Rumah Moderasi Beragama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Usep Dedi Rostandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama RI melalui PUSPENMA dan PUSBANGKOM atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai perguruan tinggi penyelenggara.

 

Usep menyampaikan permohonan maaf kepada peserta, narasumber, fasilitator, dan tamu undangan apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, baik dalam aspek pelayanan maupun teknis penyelenggaraan. Berbagai masukan dan evaluasi, menurutnya, akan menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas kegiatan serupa pada masa mendatang.

 

Penutupan pelatihan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Husnul Qodim, S.Ag., M.A., CRCE, serta Kepala Tim Kerja Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (PUSBANGKOM) Kementerian Agama RI, Hj. Djubaidah, S.Ag., M.Pd.

 

Melalui pelatihan ini, 60 peserta diharapkan mampu menjadi agen penggerak moderasi beragama di lingkungan kerja dan masyarakat. Implementasi nilai-nilai moderasi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi tercermin dalam sikap toleran, penghargaan terhadap perbedaan, komitmen kebangsaan, serta penolakan terhadap segala bentuk kekerasan atas nama agama.

 

Dengan demikian, penguatan moderasi beragama di lingkungan perguruan tinggi diharapkan berkembang dari sekadar agenda kegiatan menjadi budaya kelembagaan yang berkelanjutan dan berkontribusi bagi terwujudnya kehidupan masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berkeadaban.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Ideologi ke Aksi: PDPM Banyumas Siapkan Kader Tangguh Menjawab Tantangan Zaman

    Dari Ideologi ke Aksi: PDPM Banyumas Siapkan Kader Tangguh Menjawab Tantangan Zaman

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tarqum Azis
    • visibility 217
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Banyumas — Dakwah Islam Berkemajuan bukan sekadar slogan, melainkan jalan perjuangan yang harus terus dihidupkan oleh setiap kader Pemuda Muhammadiyah. Dakwah yang mencerahkan, membebaskan, dan memberdayakan hanya akan lahir dari kader yang kokoh ideologinya, kuat organisasinya, serta berintegritas dalam mengemban amanah Persyarikatan. Atas dasar itulah, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banyumas menyelenggarakan Up Grading […]

  • 7 Langkah Agar Mudah Lolos Jadi Juara Gen Halal Championship 2026

    7 Langkah Agar Mudah Lolos Jadi Juara Gen Halal Championship 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Zulkifly
    • visibility 89
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Gen Halal Championship 2026 bukan hanya ajang untuk menguji wawasan tentang halal, tetapi juga kesempatan bagi pelajar SMA/SMK/MA dan pesantren sederajat untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat nasional. Mengingat tingginya antusiasme peserta setiap tahunnya, persiapan yang baik menjadi salah satu kunci untuk dapat lolos dari babak penyisihan hingga grand final. Bagi kamu yang […]

  • Pendidikan Yang Baik Tak Hanya Mencerdaskan, Tapi Juga Membentuk Akhlak

    Pendidikan Yang Baik Tak Hanya Mencerdaskan, Tapi Juga Membentuk Akhlak

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 46
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Ilmu tidak hanya membuat seseorang lebih tahu. Lebih jauh, ilmu seharusnya membuat seseorang mampu memahami kehidupan, memperbaiki diri, dan memberi manfaat bagi orang lain. Gagasan itu disampaikan Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Bandung Iim Ibrohim saat mengisi kajian Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat belum lama ini. Menurut Iim, […]

  • Evolusi Jajan: Dari Nyari Receh Sampai Ngutang Paylater Demi Boba

    Evolusi Jajan: Dari Nyari Receh Sampai Ngutang Paylater Demi Boba

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Sukron Abdilah, Founder Gen Halal Indonesia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Jajan adalah hak asasi manusia. Sejak zaman purba hingga era kecerdasan buatan, manusia selalu butuh mengunyah sesuatu yang gurih, manis, dan kaya akan MSG. Tapi, kalau kita perhatikan, cara kita jajan—dan cara kita jatuh miskin karenanya—telah mengalami evolusi yang sangat kocak. Mari kita naik mesin waktu dan melihat bagaimana kebiasaan mulia ini berubah […]

  • Jejak Kaki, Jejak Iman: Cara Fikih Mengajak Kita Berwisata dengan Nurani

    Jejak Kaki, Jejak Iman: Cara Fikih Mengajak Kita Berwisata dengan Nurani

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Oleh: Amalia Rahmah Briliyanti GENHALAL.ID — Setiap kali libur panjang tiba, linimasa media sosial berubah menjadi galeri pantai, gunung, dan kafe berlatar senja. Pariwisata kini bukan lagi kemewahan, melainkan gaya hidup. Namun, di balik foto-foto yang indah itu, kita juga melihat tumpukan sampah di tepi pantai, mata air yang mengering karena hotel, warga setempat yang […]

  • Cerita UMKM Naik Kelas Lewat Alur Pendaftaran Sertifikasi Halal Online

    Cerita UMKM Naik Kelas Lewat Alur Pendaftaran Sertifikasi Halal Online

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pelaku usaha kini dapat mendaftarkan sertifikasi produk halal secara mandiri melalui portal resmi ptsp.halal.go.id. Alur utamanya dimulai dengan membuat akun Si Halal, mengisi formulir data pelaku usaha dan produk, serta mengunggah dokumen persyaratan seperti NIB dan daftar bahan. Setelah berkas diverifikasi oleh pendamping PPH, pengajuan akan dikaji oleh Majelis Ulama Indonesia sebelum akhirnya terbit […]

expand_less