Kamis, 8 Okt 2026

Tak Hanya Kerja, Jepang Buka Peluang Studi Bagi Lulusan Indonesia

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung — Jepang menghadapi persoalan demografi yang berdampak pada ketersediaan tenaga kerja. Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan industri tetap berjalan sehingga membuka peluang bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.

Situasi ini menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa tingkat akhir dan lulusan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, khususnya dari program studi teknik. Selain bekerja, mereka juga memiliki kesempatan melanjutkan studi melalui program beasiswa ke Jepang.

Peluang tersebut dibahas dalam sosialisasi studi dan kerja di Jepang yang digelar Lembaga Pengkajian Pengembangan Pendidikan dan Kewirausahaan (LP3K) UM Bandung pada Senin (5/10/2026).

Sekitar 200 mahasiswa dan peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan lantai tiga UM Bandung. General Manager First Study Osaka Jepang, Yokoyama Arata, menjadi narasumber bersama Kepala LP3K UM Bandung, Ace Somantri.

Ace mengatakan peluang kerja internasional penting diperkenalkan kepada mahasiswa sejak sebelum lulus. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan karier sekaligus mempertemukan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri global.

“Pengangguran terdidik terus meningkat. Sementara itu, dunia usaha dan industri belum banyak menyerap lulusan karena masih ada persoalan kompetensi dan keterampilan yang belum sesuai dengan standar kebutuhan industri,” ujar Ace.

Menurut Ace, persoalan tersebut menunjukkan bahwa gelar pendidikan saja belum cukup untuk memasuki pasar kerja. Lulusan juga perlu memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang lebih luas.

Di Jepang, persoalannya justru berkaitan dengan keterbatasan tenaga kerja akibat perubahan demografi. Pada saat yang sama, aktivitas ekonomi dan industri tetap berlangsung dan membutuhkan sumber daya manusia.

“Jepang secara populasi mengalami masalah. Setiap semester ada penurunan penduduk kurang lebih sampai 2,1 juta jiwa, sementara pertumbuhan ekonomi dan industri tetap berjalan dan relatif meningkat,” jelasnya.

Kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dan ketersediaan sumber daya manusia tersebut mendorong Jepang membuka ruang lebih besar bagi pekerja asing. Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki potensi tenaga kerja produktif untuk mengisi kebutuhan tersebut.

“Ketika kebutuhan sumber daya manusia meningkat dan penduduk Jepang tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut, konsekuensinya Jepang harus mengambil tenaga asing. Salah satunya dari Indonesia yang masih berada pada usia produktif,” kata Ace.

Bagi UM Bandung, kondisi tersebut menjadi peluang untuk memperluas jejaring pendidikan dan karier mahasiswa. LP3K mendorong kolaborasi dengan First Study Osaka Jepang dan Fakultas Saintek untuk membuka akses studi serta pekerjaan bagi mahasiswa dan alumni.

“Tentu ini merupakan peluang yang perlu kita fasilitasi. Kita ingin mahasiswa dan alumni UM Bandung mendapatkan akses terhadap kesempatan bekerja ataupun melanjutkan studi di Jepang,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut tidak hanya melibatkan fakultas dan program studi di lingkungan Saintek. Bagian alumni dan karier, kerja sama internasional, serta diseminasi juga dilibatkan untuk memperkuat pendampingan mahasiswa dan lulusan.

Pendampingan tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya mengetahui adanya peluang kerja di Jepang. Mereka juga dapat memahami jalur studi, kebutuhan kompetensi, serta berbagai persiapan yang diperlukan sebelum memasuki lingkungan pendidikan dan kerja di luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Yokoyama Arata menjelaskan berbagai jalur studi dan kerja yang dapat dipertimbangkan mahasiswa dan lulusan UM Bandung. First Study Osaka Jepang juga memberikan kuota beasiswa khusus bagi mahasiswa dan lulusan UM Bandung.

Yokoyama mengatakan peluang tersebut dapat menjadi pilihan bagi lulusan yang ingin meningkatkan pendidikan sekaligus membangun pengalaman profesional di Jepang. First Study juga membuka akses informasi mengenai beasiswa, studi, dan peluang kerja bagi mahasiswa serta alumni.

Ia turut menjelaskan sejumlah jalur yang dapat ditempuh untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja di Jepang. Informasi tersebut diharapkan membantu mahasiswa mempersiapkan diri sesuai bidang keahlian dan kebutuhan industri.

Fakultas Saintek UM Bandung menyambut baik peluang tersebut dan berencana menindaklanjutinya. Program ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan lulusan untuk memperoleh pengalaman pendidikan serta karier di tingkat internasional.

Bagi mahasiswa tingkat akhir, peluang tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persiapan karier perlu dilakukan sebelum memasuki dunia kerja.

Penguasaan kompetensi, keterampilan, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan menghadapi lingkungan kerja global menjadi modal penting untuk memanfaatkan peluang tersebut.***(FA)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Madrasah ke FH UI, Fawwaz Farhan Farabi Serukan Integritas dan Keberpihakan pada Keadilan

    Dari Madrasah ke FH UI, Fawwaz Farhan Farabi Serukan Integritas dan Keberpihakan pada Keadilan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Muhammad Fawwaz Farhan Farabi tampil sebagai keynote speaker sekaligus menyampaikan sambutan mewakili wisudawan pada acara Farewell Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Fakultas Hukum Universitas Indonesia Semester Genap 2025/2026 yang berlangsung di Balai Sidang dan Auditorium Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Selasa (25/8/2026). Di hadapan ribuan hadirin yang terdiri atas pimpinan fakultas, dosen, guru besar Fakultas […]

  • Merdeka Jiwa Raga

    Merdeka Jiwa Raga

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Lilis Sulastri, Guru Besar Ilmu Manajemen UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    • visibility 100
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Setiap kali bulan Agustus menyapa, ruang publik kita dipenuhi gempuran ornamen merah putih, umbul-umbul yang meliuk di sepanjang jalan, lagu-lagu perjuangan yang diputar berulang, hingga tradisi lomba ketangkasan fisik yang diwariskan turun-temurun. Namun, di balik semarak seremonial yang meriah itu, sebuah pertanyaan fundamental merayap pelan di benak generasi muda hari ini: Apakah bangsa yang telah […]

  • Realita Biaya Pembuatan Sertifikat Halal dan Strategi Lolosnya

    Realita Biaya Pembuatan Sertifikat Halal dan Strategi Lolosnya

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pengurusan sertifikat halal kini jauh lebih transparan karena tarifnya disesuaikan langsung dengan skala usaha Anda. Pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) bahkan bisa memanfaatkan program fasilitasi gratis yang rutin dibuka oleh pemerintah. Sementara itu, untuk skala usaha menengah hingga besar, biayanya berkisar dari jutaan hingga belasan juta rupiah, tergantung pada tingkat kerumitan produk dan […]

  • Riset Dosen UM Bandung Ungkap Media Sosial Ikut Membentuk Identitas Kesalehan

    Riset Dosen UM Bandung Ungkap Media Sosial Ikut Membentuk Identitas Kesalehan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 34
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Media sosial kini menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menampilkan dan memaknai keberagamaan. Fenomena ini diteliti Femi Fauziah Alamsyah, dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, dalam disertasi doktornya. Femi mengangkat judul “Identitas Kesalehan Populer Artis Hijrah di Media Sosial” dengan mengamati akun Instagram Shireen Sungkar, […]

  • Aturan Wajib Halal Oktober 2026: Sanksi dan Solusi Bisnis

    Aturan Wajib Halal Oktober 2026: Sanksi dan Solusi Bisnis

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Batas waktu kewajiban sertifikasi halal untuk produk makanan, minuman, serta jasa sembelihan resmi diundur pemerintah hingga tahun 2026. Penundaan ini diberikan agar para pelaku usaha mikro dan kecil memiliki waktu lebih longgar untuk memenuhi standar tanpa mengganggu kelangsungan bisnis mereka. Kendati demikian, sosialisasi dan proses pendaftaran tetap dianjurkan untuk segera diurus dari sekarang. […]

  • Bukan Sekadar Label, Ini 5 Alasan Sertifikasi Halal Penting untuk Pasar Global

    Bukan Sekadar Label, Ini 5 Alasan Sertifikasi Halal Penting untuk Pasar Global

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Label halal kini bukan lagi sekadar identitas yang melekat pada kemasan produk. Di tengah pertumbuhan industri halal dunia, sertifikasi dan label halal dapat menjadi salah satu strategi penting bagi pelaku usaha Indonesia untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pasar internasional. Produk halal Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global. Namun, […]

expand_less