Kamis, 8 Okt 2026

Emas Voli Putri UIN Bandung: Buah Manis Perjuangan Tiga Mahasiswi Akuntansi Syariah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 906
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID — Dua tahun berturut-turut bertemu lawan tangguh di semifinal dan harus puas dengan medali perunggu. Tahun ini, takdir kembali mempertemukan mereka dengan tim yang sama.

 

Bedanya, kali ini tiga mahasiswi Akuntansi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung bersama rekan-rekannya datang dengan tekad berbeda. Bukan lagi sekadar melaju ke semifinal, tetapi menuntaskan perjuangan dengan medali emas.

 

Tekad itu akhirnya terwujud. Mutia Sekar Mayang Diyanti, Afra Hasna Nurhaliza, dan Sarah Indah Oktaviani, tiga mahasiswi Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Bandung, menjadi bagian dari tim bola voli putri yang sukses meraih medali emas pada Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) JAWARA II PTKIN se-Jawa dan Madura di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan, 9–13 September 2026.

 

Emas itu disumbangkan tim bola voli putri UIN Bandung setelah melalui laga-laga sengit. Bagi mereka, medali tertinggi ini bukan sekadar hasil pertandingan, tetapi buah dari persiapan panjang, kekompakan, dan pengalaman menghadapi kegagalan pada ajang sebelumnya.

 

Kapten tim bola voli putri UIN Bandung, Afra Hasna, menyebut chemistry dan kedisiplinan dalam latihan menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya.

 

“Selain karena persiapan kami yang terbilang matang selama dua bulan, kami juga selalu bareng-bareng selama di sini. Saya senang sekali bisa bergabung di event PORSI JAWARA ini, apalagi bisa membawa pulang gelar juara. Alhamdulillah, senang banget,” tegasnya.

 

Kekompakan yang terbangun sejak masa persiapan hingga pertandingan membuat setiap pemain semakin memahami peran masing-masing. Mereka tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi komunikasi dan kepercayaan satu sama lain ketika berada di lapangan.

 

Keberhasilan itu terasa semakin istimewa karena tahun ini menjadi medali emas pertama bagi cabang bola voli putri UIN Bandung dalam ajang PORSI JAWARA.

 

“Alhamdulillah, tahun ini menjadi emas pertama bagi cabor bola voli putri UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Setelah dua tahun sebelumnya kami selalu bertemu dengan tim yang kuat di semifinal dan harus puas mendapatkan medali perunggu, alhamdulillah tahun ini kami kembali dipertemukan dengan tim yang sama di semifinal dan berhasil memenangkan pertandingan tersebut hingga akhirnya berhasil meraih medali emas,” tuturnya.

 

Lawan Lama, Cerita Berbeda

 

Pertemuan di semifinal tahun ini seolah membawa kembali memori dua tahun sebelumnya. Tim yang sama pernah menjadi batu sandungan bagi UIN Bandung. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi bekal penting.

 

Kali ini, tim bola voli putri UIN Bandung mampu membalikkan keadaan. Kemenangan di semifinal membuka jalan menuju partai puncak sekaligus mematahkan catatan dua tahun sebelumnya yang selalu berakhir dengan medali perunggu.

 

Dari lapangan pertandingan, ketiganya membawa pesan sederhana: pengalaman kalah tidak akan banyak berarti jika tidak diubah menjadi bahan untuk belajar dan bangkit.

 

Mutia Sekar Mayang Diyanti mengenakan nomor punggung 8 dan merupakan mahasiswa angkatan 2023. Afra Hasna Nurhaliza, nomor punggung 18, berasal dari angkatan 2023. Sarah Indah Oktaviani, nomor punggung 6, merupakan mahasiswa angkatan 2026.

 

Ketiganya menjadi bukti bahwa prestasi mahasiswi tidak selalu lahir dari ruang kelas. Di balik aktivitas akademik sebagai mahasiswa Akuntansi Syariah, mereka mampu mengembangkan kemampuan di bidang olahraga dan membawa nama baik almamater di tingkat PTKIN se-Jawa dan Madura.

 

“Afra dan teman-teman sangat bersyukur bisa ikut berkontribusi dalam pencapaian tersebut dan membawa nama baik UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” ujarnya.

 

Afra berharap ajang PORSI JAWARA ke depan dapat menjadi ruang yang semakin baik untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda di cabang olahraga bola voli.

 

Dengan berharap semakin banyak atlet voli yang terjaring sehingga iklim kompetisi antarmahasiswa PTKIN se-Jawa dan Madura semakin kompetitif.

 

Dari Akuntansi Syariah ke Lapangan Pertandingan

 

Bagi Program Studi Akuntansi Syariah, keberhasilan ketiga mahasiswa itu menjadi kebanggaan tersendiri. Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik, tetapi keberanian berkompetisi, kerja sama, disiplin, dan mental juara.

 

Ketua Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Bandung, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM, C.PS., C.MC., CTT., didampingi Sekretaris Program Studi Akuntansi Syariah, Hj. Fithri Dzikrayah, M.E.Sy., CIFA, menyampaikan selamat dan apresiasi atas capaian tersebut.

 

Apresiasi diberikan atas kerja keras dan kerja cerdas para mahasiswa dalam mengharumkan nama almamater. “Prestasi itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menggali potensi dan meningkatkan kemampuan, baik dalam bidang akademik maupun non akademik,” bebernya.

 

Sebab, kehidupan kampus tidak hanya tentang nilai dan indeks prestasi. Kampus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menemukan potensi, membangun mental, belajar bekerja dalam tim, menghadapi tekanan, dan berani bangkit ketika mengalami kekalahan.

 

Tiga Mahasiswi, Satu Medali Emas, dan Juara Umum

 

Medali emas bola voli putri yang disumbangkan Mutia, Afra, Sarah, dan seluruh tim menjadi bagian dari catatan prestasi besar Kontingen UIN Bandung di PORSI JAWARA II.

 

UIN Bandung sukses mempertahankan gelar Juara Umum dengan mengoleksi total 22 medali, terdiri atas 10 medali emas, 5 perak, dan 7 perunggu.

 

Raihan ini bahkan melampaui target yang ditetapkan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., yakni delapan medali emas.

 

Ajang dua tahunan bertema “Energi Juara, Harmoni Nusantara” tersebut diikuti 1.495 atlet dan peserta dari 18 PTKIN se-Jawa dan Madura. Mereka berkompetisi dalam 27 cabang olahraga, seni, dan karya ilmiah.

 

PORSI JAWARA II di Pekalongan ini didukung 426 ofisial, 5.053 panitia dan relawan, serta 159 wasit, hakim, dan juri profesional, termasuk dari unsur KONI Jawa Tengah.

 

Untuk UIN Bandung, mempertahankan Juara Umum tentu bukan sekadar soal angka di papan klasemen. Di balik 10 medali emas itu terdapat ribuan jam latihan, keberanian menghadapi lawan, kekalahan yang menjadi pelajaran, serta mahasiswa yang rela membagi waktu antara perkuliahan dan kompetisi.

 

Dari seluruh cerita itu, kisah tiga mahasiswi Akuntansi Syariah di lapangan bola voli putri menjadi salah satu yang paling menarik, dua kali gagal di semifinal, kembali bertemu lawan yang sama, lalu akhirnya pulang membawa emas.

 

Sebagai pengingat bahwa dalam kompetisi maupun kehidupan, kekalahan bukan selalu tanda untuk berhenti. Kadang, justru sedang menyiapkan kita untuk menang pada kesempatan berikutnya.

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Syarat Sertifikat Halal Gratis Sehati Terbaru dan Contohnya

    7 Syarat Sertifikat Halal Gratis Sehati Terbaru dan Contohnya

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID  — Pelaku usaha mikro dan kecil kini bisa mendaftarkan produknya tanpa biaya melalui program Sehati Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Syarat utamanya meliputi kepemilikan NIB berbasis risiko, surat pernyataan pelaku usaha, serta proses produksi yang terjamin kehalalannya. Selain itu, omzet tahunan usaha Anda juga harus masuk dalam kategori kriteria skala mikro atau kecil sesuai […]

  • MERP IV, Model Jembatan Menuju Inovasi Pendidikan Matematika Abad ke-21

    MERP IV, Model Jembatan Menuju Inovasi Pendidikan Matematika Abad ke-21

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Ruang Aksara Akademika Rumah Jurnal kembali menggelar kegiatan seminar akademik yang bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Seminar yang digelar secara daring ini menghadirkan narasumber utama, Ketua Prodi Pendidikan Matematika Prof. Dr. Jarnawi Afgani Dahlan, M.Kes., serta mahasiswa S3 Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia Hamdan Sugilar, M.Pd., […]

  • Mengenal Praktikum AUTHEN, Langkah Akuntansi Syariah Cetak Auditor Digital Andal

    Mengenal Praktikum AUTHEN, Langkah Akuntansi Syariah Cetak Auditor Digital Andal

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperkuat kompetensi praktis mahasiswa melalui Praktikum Audit System for Assessment (AUTHEN). Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan proses audit berbasis sistem dan memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih dekat dengan praktik profesional. Praktikum berlangsung di Aula FEBI UIN Sunan Gunung […]

  • Wakil Ketua PWM Jabar Jelaskan Makna Intelektual, Saintis, dan Cendekiawan

    Wakil Ketua PWM Jabar Jelaskan Makna Intelektual, Saintis, dan Cendekiawan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 842
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Yadi Janwari mendorong lulusan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menjadi cendekiawan yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat. Pesan itu disampaikan Yadi saat memberikan sambutan pada Wisuda Ke-9 UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Sabtu (12/09/2026). Ia mengingatkan agar pencapaian akademik tidak berhenti pada […]

  • Dunia Kerja Terus Berubah Wamendikdasmen Minta Maba UM Bandung Adaptif

    Dunia Kerja Terus Berubah Wamendikdasmen Minta Maba UM Bandung Adaptif

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNGMU.COM, Bandung – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung agar tidak menjadikan ijazah sebagai satu-satunya tujuan kuliah. Menurut Fajar, mahasiswa perlu membekali diri dengan kompetensi, karakter, keterampilan hidup, dan budaya belajar agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat. Hal tersebut disampaikan […]

  • Apoteker Beragama Katolik Ini Lulus dengan IPK Tertinggi dari Angkatan Pertama UM Bandung

    Apoteker Beragama Katolik Ini Lulus dengan IPK Tertinggi dari Angkatan Pertama UM Bandung

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 18
    • 0Komentar

    GENHLAL.ID, Bandung — Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Herry Suhardiyanto mendorong apoteker lulusan UM Bandung menjadi tenaga profesional yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Herry seusai prosesi pengambilan sumpah 12 apoteker UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 751, Sabtu (3/10/2026). Kedua belas […]

expand_less