Kamis, 8 Okt 2026

Wakil Ketua PWM Jabar Jelaskan Makna Intelektual, Saintis, dan Cendekiawan

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 839
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Yadi Janwari mendorong lulusan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menjadi cendekiawan yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Yadi saat memberikan sambutan pada Wisuda Ke-9 UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Sabtu (12/09/2026). Ia mengingatkan agar pencapaian akademik tidak berhenti pada gelar semata.

Yadi mengutip pemikiran intelektual Iran Ali Syariati tentang hubungan manusia dengan ilmu. Ia membaginya dalam tiga kategori, yakni saintis, intelektual, dan cendekiawan.

Menurut Yadi, saintis menggunakan ilmunya untuk mengembangkan pengetahuan. Sementara intelektual menyampaikan ilmu kepada orang lain dalam koridor keilmuan.

“Adapun cendekiawan memiliki tanggung jawab yang lebih luas. Ilmu yang dimiliki tidak berhenti pada penguasaan pengetahuan ataupun penyampaian gagasan. Namun, digunakan untuk membaca persoalan dan mendorong perubahan di tengah masyarakat,” ujar Yadi.

Yadi berharap lulusan UM Bandung mengambil peran sebagai cendekiawan. Ilmu yang diperoleh selama kuliah perlu diwujudkan melalui profesi, karya, maupun pengabdian.

“Oleh karena itu, kami berharap lulusan UM Bandung yang sudah diwisuda ini menjadi cendekiawan. Mereka memiliki ilmu dan ilmu tersebut bisa diabdikan dalam rangka melakukan berbagai perubahan positif bagi kehidupan bangsa dan negara,” tuturnya.

Yadi juga mengajak para lulusan membawa nilai Islam berkemajuan dalam kehidupan profesional dan sosial. Menurutnya, ilmu akan semakin berarti ketika digunakan untuk memperbaiki kehidupan di sekitarnya.

“Kami mengajak lulusan UM Bandung untuk bersama-sama mengabdikan ilmu yang sudah didapatkan di universitas dan bisa mengubah masyarakat, bangsa, dan negara ke arah yang lebih baik. Tentu dengan berbasis Islam berkemajuan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya dilihat dari gelar yang diraih. Ukuran lainnya adalah seberapa jauh ilmu tersebut mampu memberi manfaat setelah lulusan kembali ke tengah masyarakat.

Yadi juga mengapresiasi UM Bandung yang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan bermutu. Ia berharap ikhtiar tersebut melahirkan lulusan yang kompeten sekaligus siap berkontribusi.

“Kami atas nama Muhammadiyah Jawa Barat menyambut baik para sarjana UM Bandung yang sudah dilantik ini. Kami mengapresiasi kerja keras dan ikhtiar UM Bandung selama ini yang sudah menyelenggarakan pendidikan bermutu untuk masyarakat,” ucapnya.***(FA)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam 1 Bulan, Prodi PAI UIN Jakarta Hantarkan 4 Proposal Riset Kolaboratif ke Kompetisi BRIN 2026

    Dalam 1 Bulan, Prodi PAI UIN Jakarta Hantarkan 4 Proposal Riset Kolaboratif ke Kompetisi BRIN 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berhasil mengantarkan empat proposal riset kolaboratif antar perguruan tinggi keagamaan Islam ke kompetisi riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Tahun 2026.

  • 5 Alur Wajib Sertifikasi Halal Produk Kosmetik dan Obat yang Efektif

    5 Alur Wajib Sertifikasi Halal Produk Kosmetik dan Obat yang Efektif

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pengurusan label halal untuk produk kecantikan dan farmasi kini menjadi kewajiban hukum demi menjamin keamanan konsumen di Indonesia. Proses ini menuntut produsen untuk membuktikan bahwa seluruh bahan baku hingga fasilitas produksi bebas dari unsur najis dan zat haram. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal memegang kendali penuh dalam menerbitkan izin resmi ini setelah melalui audit […]

  • Pra-Pesonamu 2026 Jadi Awal Penyambutan Mahasiswa Baru UM Bandung

    Pra-Pesonamu 2026 Jadi Awal Penyambutan Mahasiswa Baru UM Bandung

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 37
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mulai melaksanakan rangkaian penyambutan mahasiswa baru melalui Pra-Pesonamu 2026 pada Minggu (20/9/2026). Sebanyak 1.629 mahasiswa baru tercatat mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Mereka berasal dari mahasiswa reguler, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dan mahasiswa karyawan. Pelaksanaan Pesonamu 2026 dipersiapkan dalam waktu sekitar 20 hari. Sebanyak 248 panitia terlibat, dengan persiapan […]

  • Panduan Perbedaan Sertifikat Halal MUI dan BPJPH untuk Pelaku Usaha

    Panduan Perbedaan Sertifikat Halal MUI dan BPJPH untuk Pelaku Usaha

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — MUI kini bertindak sebagai lembaga yang mengeluarkan fatwa kehalalan melalui sidang ulama, sementara BPJPH adalah badan pemerintah yang resmi menerbitkan sertifikat halal setelah produk tersebut dinyatakan suci. Dulu seluruh proses diurus satu pintu oleh MUI, namun kini kewenangan legalitas hukum berpindah ke tangan negara melalui BPJPH. Proses saat ini mewajibkan pelaku usaha mendaftar ke […]

  • Tak Cukup Jadi Penonton, Gen Z Harus Pegang Kendali Narasi di Era Algoritma

    Tak Cukup Jadi Penonton, Gen Z Harus Pegang Kendali Narasi di Era Algoritma

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 28
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Perkembangan ruang digital dan media sosial telah mengubah cara masyarakat menyampaikan pendapat, membangun diskursus publik, dan merespons berbagai persoalan sosial. Namun, derasnya arus informasi juga menghadirkan tantangan ketika partisipasi publik lebih banyak dipengaruhi tren dan Fear of Missing Out (FOMO) daripada pemahaman yang mendalam. Direktur Democracy and Electoral Integrity Program (DEEP) Indonesia […]

  • Naskah SSKK Simpan Jejak Kehidupan dan Keberagaman Masyarakat Sunda

    Naskah SSKK Simpan Jejak Kehidupan dan Keberagaman Masyarakat Sunda

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 55
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian (SSKK) yang ditulis pada 1518 Masehi merekam berbagai nilai kehidupan masyarakat Sunda pada masa Kerajaan Sunda, mulai dari keberagaman, etika sosial, hingga pembagian profesi. Naskah kuno berkode Kropak 630 yang terdiri atas 30 lembar daun nipah dan tersimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tersebut dikaji tim peneliti […]

expand_less