Kamis, 8 Okt 2026

Lepas 660 Alumni FITK UIN Jakarta, Lukman Hakim Saifuddin Beberkan Pentingnya Guru yang Terus Belajar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID — Setiap orang pada hakikatnya adalah pengajar sekaligus pendidik, setidaknya bagi dirinya sendiri dan lingkungan terdekatnya. Karena itu, seorang pengajar dituntut untuk terus belajar. Mengajar dan belajar merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

 

Demikian disampaikan Menteri Agama RI periode 2014–2019, Lukman Hakim Saifuddin, saat memberikan pembekalan pada acara Pelepasan Alumni dan Yudisium Wisuda ke-141 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (1/9/2026), di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta.

 

“Setiap kita hakikatnya adalah pengajar dan pendidik, setidaknya untuk diri dan lingkungan terdekat kita sendiri. Karenanya, setiap pengajar dituntut untuk senantiasa belajar. Mengajar dan belajar adalah satu kesatuan. Setiap mengajar menuntut belajar. Pun sebaliknya, setiap yang kita pelajari harus diamalkan dan diajarkan kepada orang lain,” papar Lukman.

 

Menurutnya, proses belajar dan mengajar akan menemukan maknanya ketika dilakukan atas dasar kecintaan terhadap bidang yang ditekuni. Ilmu tidak semestinya hanya menjadi pengetahuan yang tersimpan dalam diri, tetapi perlu dihidupkan melalui pengamalan dan dibagikan kepada orang lain.

 

“Dalam belajar dan mengajar, bidang yang kita tekuni haruslah yang kita senangi. Aktivitas yang kita geluti haruslah berbasis cinta. Sebab rasa cintalah yang menjadi energi tiada tertandingi dalam kiprah kita, termasuk dalam menimba dan menebarkan ilmu pengetahuan,” ungkap mantan Menteri Agama tersebut.

 

Lukman juga mengajak para calon alumni FITK untuk meneladani sosok-sosok guru yang memiliki dedikasi dan ketulusan dalam menjalankan tugas pendidikan. Ia mengisahkan salah satu guru inspiratif yang pernah dimuat dalam buku Keteladanan Sosok Para Guru Madrasah Inspiratif, yang diterbitkan Kementerian Agama ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Agama.

 

Dalam buku tersebut, kata Lukman, terdapat kisah seorang guru yang memiliki dedikasi luar biasa. Guru itu rela berenang sejauh satu mil dengan satu tangan, sementara tangan lainnya digunakan untuk menjaga agar pakaiannya tetap kering. Hal tersebut dilakukan semata-mata agar ia dapat tetap hadir mengajar dan mendampingi peserta didik madrasah yang berada di sebuah pulau.

 

“Sang guru ini telah memberikan inspirasi yang sangat luar biasa bagi kita, terutama calon guru, untuk terus menebarkan semangat berkorban dan ketulusan demi pendidikan,” tegas Lukman.

 

Kisah tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa menjadi guru bukan sekadar menjalankan sebuah profesi, melainkan menjalankan panggilan pengabdian. Guru dituntut untuk hadir bukan hanya dengan pengetahuan, tetapi juga dengan keteladanan, kepedulian, dan kecintaan kepada peserta didik.

 

Karena itu, Lukman berharap para calon alumni FITK tidak berhenti pada pencapaian akademik yang diraih. Ilmu dan gelar yang diperoleh hendaknya menjadi bekal untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

 

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Imam Subchi, M.A., menyampaikan bahwa pada momentum Pelepasan Alumni dan Yudisium Wisuda ke-141 FITK UIN Jakarta, sebanyak 660 calon alumni dilepas. Mereka berasal dari 18 program studi yang ada di lingkungan FITK.

 

“Pada momentum ini, FITK UIN Jakarta melepas 660 alumni, yang terdiri atas 2 doktor, 44 magister, dan 614 sarjana dari berbagai program studi. Angka 660 bukan sekadar jumlah. Di balik angka tersebut terdapat 660 perjalanan, 660 perjuangan, 660 keluarga yang mendukung, dan insyaallah 660 kontribusi yang akan diberikan kepada masyarakat,” ungkap Imam.

 

Menurut Imam, kelulusan bukanlah titik akhir dari proses pendidikan. Sebaliknya, momentum yudisium harus dimaknai sebagai awal memasuki ruang pengabdian yang lebih luas.

 

“Karena itu, saya ingin mengajak para calon alumni untuk memaknai hari ini bukan semata-mata sebagai akhir dari perjalanan pendidikan, tetapi justru sebagai awal dari perjalanan pengabdian,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, khususnya bagi para lulusan FITK yang dipersiapkan menjadi pendidik, keberhasilan seorang guru tidak hanya diukur dari kemampuannya menyampaikan pengetahuan kepada peserta didik.

 

“Seorang guru tidak hanya mengajarkan apa yang harus diketahui oleh murid, tetapi juga memberi teladan tentang bagaimana ilmu digunakan, bagaimana perbedaan dihargai, bagaimana persoalan diselesaikan, dan bagaimana kehidupan dijalani dengan penuh tanggung jawab,” lanjutnya.

 

Acara tersebut dihadiri Wakil Rektor II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Imam Subchi, M.A., Dekan FITK UIN Jakarta Prof. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D., para wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi di lingkungan FITK UIN Jakarta, serta 660 calon alumni.

 

Pelepasan Alumni dan Yudisium Wisuda ke-141 tersebut menjadi momentum penting bagi FITK UIN Jakarta untuk melepas para lulusan memasuki fase baru kehidupan akademik, profesional, dan pengabdian kepada masyarakat. Bagi para calon guru, pesan Lukman Hakim Saifuddin menjadi pengingat bahwa pendidikan pada akhirnya bukan hanya tentang seberapa banyak ilmu yang dikuasai, tetapi seberapa besar ilmu tersebut dihidupkan melalui keteladanan dan kebermanfaatan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riset Dosen UM Bandung Ungkap Media Sosial Ikut Membentuk Identitas Kesalehan

    Riset Dosen UM Bandung Ungkap Media Sosial Ikut Membentuk Identitas Kesalehan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 32
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Media sosial kini menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menampilkan dan memaknai keberagamaan. Fenomena ini diteliti Femi Fauziah Alamsyah, dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, dalam disertasi doktornya. Femi mengangkat judul “Identitas Kesalehan Populer Artis Hijrah di Media Sosial” dengan mengamati akun Instagram Shireen Sungkar, […]

  • Guru Besar UIN Jakarta: Saatnya Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

    Guru Besar UIN Jakarta: Saatnya Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID —  Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., mengatakan rekognisi negara terhadap pesantren perlu diikuti dengan afirmasi kebijakan dan anggaran. Menurutnya, pengakuan terhadap pesantren tidak cukup berhenti pada aspek regulasi, tetapi perlu diwujudkan dalam dukungan yang memungkinkan pesantren terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat kontribusinya bagi masyarakat. Hal itu disampaikan […]

  • Indahnya Berbagi: Merajut Kepedulian dalam Dekapan Ukhuwah HMJ Akuntansi Syariah

    Indahnya Berbagi: Merajut Kepedulian dalam Dekapan Ukhuwah HMJ Akuntansi Syariah

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Senyum tulus dan tatapan teduh para lanjut usia menyambut kehadiran puluhan mahasiswa di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Pertiwi, Jalan Sancang No. 2, Burangrang, Lengkong, Kota Bandung, Kamis (17/9/2026).   Ruang panti yang biasanya hening seketika berubah menjadi hangat penuh tawa dan cerita. Hari itu, Departemen Pengabdian Sosial Masyarakat Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi […]

  • Kepsek dan Kamad Muhammadiyah Banyumas Ikrar Wujudkan Sekolah Unggul Berkemajuan

    Kepsek dan Kamad Muhammadiyah Banyumas Ikrar Wujudkan Sekolah Unggul Berkemajuan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID – Di bawah rindangnya Baturraden, api semangat itu dinyalakan kembali.   Selama dua hari, 28–29 Juli 2026, para nahkoda pendidikan Muhammadiyah se-Kabupaten Banyumas duduk satu barisan. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas melalui Majelis Dikdasmen & PNF menggelar Rapat Koordinasi Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah Muhammadiyah.   Ini bukan sekadar rakor. Ini ikrar. Ikrar untuk bergerak, […]

  • UM Bandung Perkuat Literasi Finansial Mahasiswa Lewat Edukasi Pasar Modal

    UM Bandung Perkuat Literasi Finansial Mahasiswa Lewat Edukasi Pasar Modal

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 31
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mendapat bekal penting untuk mengenal dunia investasi. Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkenalkan dasar-dasar pasar modal sekaligus cara menjadi investor muda yang lebih cerdas dalam rangkaian Pesonamu UM Bandung 2026 di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Selasa (22/09/2026). Deputi Kepala Wilayah Jawa Barat Kantor Perwakilan BEI Jawa Barat […]

  • Warga Cisaroni Rasakan Manfaat Layanan Mata Gratis dari Muhammadiyah

    Warga Cisaroni Rasakan Manfaat Layanan Mata Gratis dari Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 35
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Layanan pemeriksaan mata gratis membantu 252 warga Kampung Cisaroni, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mendapatkan akses kesehatan yang lebih dekat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Ad-Danu, Sabtu (19/9/2026). Pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis ini digelar melalui kolaborasi MPKU PWM Jawa Barat, KEBUMI, IROFIN, Puskesmas Jaya Giri, Lazismu, dan BTM […]

expand_less