Kamis, 8 Okt 2026

Berbagi Strategi dengan Mahasiswa Adam Smith Business School University of Glasgow dalam Memilih Konsentrasi di Era Disrupsi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Webinar Internasional Hadirkan Perspektif Global untuk Mahasiswa Manajemen 

GENHALAL.ID — Di tengah gempuran disrupsi digital dan persaingan karier yang kian lintas batas, mahasiswa manajemen dituntut tidak hanya pintar secara akademik, tetapi tajam dalam menentukan pilihan peminatan. Menjawab kebutuhan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Webinar Internasional bertajuk “Shape Your Expertise, Lead Your Future” pada Selasa (7/7/2026) di Aula PPG Kampus 2 UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Webinar yang menghadirkan empat panelis muda generasi Z yang tengah menempuh pendidikan magister di Adam Smith Business School (ASBS), University of Glasgow (UofG), salah satu sekolah bisnis dengan akreditasi triple crown bergengsi di dunia serta seorang akademisi muda dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Mereka hadir untuk membedah secara mendalam tiga konsentrasi utama manajemen Keuangan, Pemasaran, dan Sumber Daya Manusia (SDM) , serta membagikan insight nyata tentang bagaimana memilih fokus studi yang tepat di tengah dinamika ekonomi global.

Jajaran pimpinan dan akademisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut memberikan sambutan tertulis serta pesan strategis bagi para mahasiswa. Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag sebagai Dekan FEBI menegaskan komitmen fakultas dalam mencetak lulusan berdaya saing global. “Mahasiswa harus pandai memilih konsentrasi, namun yang lebih penting adalah memiliki integritas dan daya saing internasional, dan webinar ini menjadi jembatan nyata bagi mereka untuk belajar langsung dari pengalaman akademik di universitas kelas dunia,” tegasnya.

Hadir secara langsung Wakil Dekan I FEBI Prof. Dr. Iwan Setiawan, ME.Sy. yang menekankan sinergi antara ilmu modern dan nilai spiritual, “Kemampuan berpikir kritis, etis, dan inovatif adalah kunci utama. Pilih peminatan yang sesuai dengan panggilan jiwa dan kebutuhan zaman. Pengalaman di kampus global membuktikan mahasiswa Indonesia mampu bersaing,” paparnya.

Turut mendampingi Dr. H. Kadar Nurjaman, S.E., M.M. sebagai Wakil Dekan lll yang menekankan integrasi antar konsentrasi.  “Keberhasilan manajer terletak pada integrasi strategi keuangan, pemasaran, dan SDM secara harmonis. Webinar ini membekali mahasiswa dengan global mindset agar siap berkontribusi di kancah internasional,” ungkapnya.

Webinar  ini menghadirkan para narasumber dosen dan expert dibidang konsentrasi masing masing. Azhar Mafis Husani, S.E., MSM. memberi catatan khusus di bidang keuangan. Mahasiswa keuangan harus menguasai analisis risiko dan pengambilan keputusan berbasis data. Penguasaan ilmu keuangan yang komprehensif akan membuka pintu kesempatan di pasar global.

Sementara Akbar Riskal Aman, SE., MSM., menyoroti transformasi pemasaran modern. “Konsentrasi pemasaran kini sangat digital dan analitik. Mahasiswa harus membaca perilaku konsumen global dan memanfaatkan teknologi secara maksimal, tidak hanya di pasar domestik tapi juga internasional,” tandasnya.

Dilanjutkan oleh Dr. H. Iman Supratman, M.Pdl memberikan apresiasi mendalam, bahwa menempuh pendidikan internasional membuka perspektif baru tentang aplikasi teori manajemen lintas budaya. “Pilihan konsentrasi hari ini akan menentukan peta karier masa depan. Jadilah generasi yang berani keluar dari zona nyaman,” ungkapnya.

Sementara Expert bidang SDM Prof. Dr. Hj. Lilis Sulastri, MM. CPHRM., CHRA, menyoroti pentingnya pendekatan humanis di era VUCA. “Saya berharap mahasiswa mampu mengadopsi praktik terbaik manajemen SDM global, namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan keislaman. Kemampuan mengelola talenta lintas budaya adalah kunci sukses di kancah internasional,” bebernya.

Sesi Inspiratif: Panelis Gen Z ASBS berbagi Pengalaman Langsung

Memasuki sesi inti, keempat panelis muda memaparkan materi berdasarkan spesialisasi masing-masing, memberikan gambaran konkret mengenai dunia akademik dan profesional di tingkat global. Adalah Danniella Nathannia Nimeeshaa Lagut S.M., MSc. Yang memilih Konsentrasi Pemasaran Internasional ASBS Glasgow mengupas tuntas cross cultural consumer behavior dan strategi global branding atau glocalization.

“Pengalaman di Glasgow mengajarkan bahwa pemahaman mendalam tentang perbedaan budaya, regulasi, dan preferensi konsumen di setiap negara adalah kunci sukses pemasaran internasional. Jangan pernah meremehkan kekuatan riset pasar sebelum memasuki wilayah baru.” ungkapnya.

Danniella menyampaikan sudut pandang yang sangat relevan bagi mahasiswa yang ingin berkarier di pasar lintas negara. Menurutnya, tantangan terbesar pemasar saat ini adalah menciptakan merek yang memiliki identitas global namun tetap mampu menyesuaikan diri dengan budaya lokal.

“Pengalaman di Glasgow mengajarkan saya bahwa pemahaman mendalam tentang perbedaan budaya, regulasi, dan preferensi konsumen di setiap negara adalah kunci sukses pemasaran internasional. Jangan pernah meremehkan kekuatan riset pasar sebelum memasuki wilayah baru,” jelas Danniella.

Selanjutnya Afif Kusuma Ajurrahman, S.Ars., M.B.A., MSc. Mewakili Konsentrasi Keuangan dan Manajemen yang sedang menempuh studi di ASBS Glasgow. Afif menekankan bahwa penguasaan manajemen keuangan strategis adalah fondasi ketahanan perusahaan. “Di skala global, keputusan keuangan yang tepat adalah fondasi keberlanjutan bisnis. Mahasiswa perlu membekali diri dengan analisis risiko dan pemahaman pasar modal internasional agar mampu bersaing di level multinasional,” tuturnya.

Afif memaparkan bahwa penguasaan manajemen keuangan strategis kini menjadi tulang punggung ketahanan perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa seorang lulusan keuangan tidak cukup hanya mahir menghitung, tetapi harus mampu membaca laporan keuangan sebagai alat pengambilan keputusan investasi, pengelolaan modal kerja, dan valuasi perusahaan.

“Di skala global, keputusan keuangan yang tepat adalah fondasi keberlanjutan bisnis. Mahasiswa perlu membekali diri dengan analisis risiko dan pemahaman pasar modal internasional agar dapat bersaing di level multinasional,” jelasnya.

Panelis berikutnya Zahra Nadhira Khairunnisa S.M., M.M. dengan Konsentrasi Pemasaran dari Universitas Pendidikan Indonesia, menjelaskan pendekatan akademis dan kewirausahaan. “Sebagai calon pemasar, kita harus mampu membaca perilaku konsumen yang terus berubah di era media sosial. Integrasi teori dengan praktik lapangan adalah kunci menghasilkan lulusan pemasaran yang siap kerja dan inovatif.”

Zahra menyoroti pentingnya literasi pemasaran digital bagi generasi muda, terutama dalam menyusun strategi content marketing, social commerce, dan brand storytelling yang autentik. “Sebagai calon pemasar, kita harus mampu membaca perilaku konsumen yang terus berubah, terutama di era media sosial. Kemampuan beradaptasi dengan cepat dan terus belajar adalah modal utama. Dari perspektif akademik, integrasi teori dengan praktik lapangan adalah kunci menghasilkan lulusan pemasaran yang siap kerja,” tuturnya.

Panelis terakhir adalah Farizki Maulana Raffiasyah S.M., M.B.A., MSc. Dengan Konsentrasi Financial Technology (FinTech ASBS Glasgow), menyoroti peran blockchain, AI dalam penilaian kredit, dan ekosistem pembayaran digital. “FinTech bukan hanya tentang dompet digital, tetapi efisiensi, inklusi keuangan, dan keamanan data. Mahasiswa harus berani menjelajahi persimpangan antara keuangan tradisional dan teknologi mutakhir.”

FinTech bukan hanya tentang aplikasi dompet digital, tetapi tentang efisiensi, inklusi keuangan, dan keamanan data. Mahasiswa yang mengambil peminatan ini harus berani menjelajahi persimpangan antara keuangan tradisional dan teknologi mutakhir,” tegasnya.

Tiga Pilar Konsentrasi di Era Ekonomi Global

Mengusung tiga pilar utama Keuangan, Pemasaran, dan SDM, webinar ini mengajak mahasiswa untuk tidak sekadar memilih jurusan, tetapi merancang peta karier yang visioner. Para panelis sepakat bahwa lulusan manajemen masa depan harus mampu berpikir lintas fungsi, adaptif terhadap perubahan teknologi, dan memiliki keberanian untuk menapaki jenjang pendidikan serta karier di kancah global. Mereka juga menyoroti pentingnya membangun jejaring internasional dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan multikultural, yang kini menjadi soft skill krusial bagi generasi muda Indonesia.

Program magister di Adam Smith Business School, misalnya, tidak hanya mengajarkan teori, tetapi membekali mahasiswa dengan simulasi bisnis nyata, studi kasus lintas negara, dan akses ke jaringan profesional global.

Sebagai bagian dari sesi berbagi pengalaman, para panelis mengisahkan bagaimana pengalaman belajar di University of Glasgow salah satu universitas tertua dan terkemuka di Skotlandia memberi mereka perspektif baru tentang manajemen di kancah internasional. Program magister di Adam Smith Business School dirancang untuk membekali mahasiswa dari berbagai latar belakang dengan pengetahuan praktis dalam manajemen keuangan, pemasaran, dan strategi, yang dapat diaplikasikan secara global.

Mereka menyoroti pentingnya membangun jejaring internasional serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan akademik dan profesional yang multicultural kompetensi yang kini menjadi soft skill krusial bagi generasi muda Indonesia.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengembangan kapasitas bagi mahasiswa dalam menghadapi persaingan global. Dengan menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman langsung di universitas kelas dunia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing internasional dan menghadirkan wawasan global bagi mahasiswanya.

Dengan semangat “Shape Your Expertise, Lead Your Future”, para peserta tidak hanya dibekali pengetahuan tentang konsentrasi, tetapi merancang peta jalan karier yang visioner dan berdampak sekaligus motivasi untuk berani melangkah keluar dari batas-batas konvensional dan mengejar mimpi di panggung dunia.

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Lifestyle Gen Z: Pilih Label Instan atau Proses Etis?

    Halal Lifestyle Gen Z: Pilih Label Instan atau Proses Etis?

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Gaya hidup halal kini bukan lagi sekadar ketaatan beragama, melainkan identitas modern yang tren di kalangan Generasi Z Indonesia. Kelompok usia muda ini secara sadar memadukan prinsip syariat dengan estetika urban, mulai dari fesyen berkelanjutan, kuliner etis, hingga keuangan digital syariah. Pergeseran ini membuktikan bahwa nilai-nilai Islam dapat tampil sangat relevan, dinamis, dan digemari […]

  • Salah Asuhan Penyebab Indonesia Karut-Marut

    Salah Asuhan Penyebab Indonesia Karut-Marut

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • visibility 32
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Kenapa Indonesia bisa mengalami keadaan yang begitu karut-marut seperti sekarang? Salah satu jawabannya mungkin sederhana, tetapi konsekuensinya sangat dalam: Indonesia mengalami salah asuhan.   Salah asuhan bukan semata-mata karena pemerintahnya buruk, pejabatnya korup, birokrasinya gemuk, hukumnya lemah, atau politiknya gaduh. Semua itu memang ada. Tetapi di balik berbagai kegaduhan tersebut terdapat persoalan yang lebih […]

  • Lima Fondasi Kehidupan Menurut Islam di Tengah Gempuran Revolusi Industri 5.0

    Lima Fondasi Kehidupan Menurut Islam di Tengah Gempuran Revolusi Industri 5.0

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNGMU.COM, Bandung – Pesatnya perkembangan teknologi dan hadirnya Revolusi Industri 5.0 membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Namun, di tengah kemajuan tersebut, manusia dituntut untuk tidak kehilangan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi kehidupan. Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Bandung Hendar Riyadi menyebut Islam memiliki lima pilar penting yang dapat menjadi fondasi kehidupan manusia […]

  • Dari Ideologi ke Aksi: PDPM Banyumas Siapkan Kader Tangguh Menjawab Tantangan Zaman

    Dari Ideologi ke Aksi: PDPM Banyumas Siapkan Kader Tangguh Menjawab Tantangan Zaman

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tarqum Azis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Banyumas — Dakwah Islam Berkemajuan bukan sekadar slogan, melainkan jalan perjuangan yang harus terus dihidupkan oleh setiap kader Pemuda Muhammadiyah. Dakwah yang mencerahkan, membebaskan, dan memberdayakan hanya akan lahir dari kader yang kokoh ideologinya, kuat organisasinya, serta berintegritas dalam mengemban amanah Persyarikatan. Atas dasar itulah, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banyumas menyelenggarakan Up Grading […]

  • Saat AI Masuk Ruang Kuliah, FAI UM Bandung Ingatkan Soal Etika

    Saat AI Masuk Ruang Kuliah, FAI UM Bandung Ingatkan Soal Etika

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 27
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mendorong dosen dan mahasiswa memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan akademik secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Dekan FAI UM Bandung Cecep Taufikurrohman MA PhD mengatakan, perkembangan teknologi harus tetap diiringi adab dan etika dalam proses menuntut ilmu. “Sejatinya sebelum ilmu itu intinya adab […]

  • Hadapi Era AI, Kepala BMBPSDM Beberkan Pentingnya Adaptasi Perguruan Tinggi

    Hadapi Era AI, Kepala BMBPSDM Beberkan Pentingnya Adaptasi Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID  — Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani mendorong pegawai UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi di tengah percepatan transformasi teknologi, khususnya perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI). Pernyataan itu disampaikan Kepala BMBPSDM saat memberikan pembinaan pegawai yang […]

expand_less