Kamis, 8 Okt 2026

Jadi Kebutuhan Dasar, Rektor UM Bandung Minta Inovasi Pangan Terus Diperkuat

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan menekankan pentingnya Indonesia memperkuat kemandirian pangan.

Menurutnya, kemampuan memenuhi kebutuhan pangan dari dalam negeri bukan hanya soal ekonomi, tetapi menyangkut kehormatan bangsa.

Hal itu disampaikan Zulkifli saat menjadi pembicara dalam Rakornas Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) I Tahun 2026 di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus UM Bandung, Jumat (28/8/2026).

Zulkifli mengatakan, pemerintah perlu memastikan berbagai kebijakan pangan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar pelajar di berbagai daerah.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak.

Pemenuhan makanan bergizi juga diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang dan aktivitas belajar mereka.

Zulkifli kemudian mengaitkan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dengan gerakan sosial Muhammadiyah.

Ia menyinggung teologi Al-Ma’un yang selama ini menjadi salah satu landasan gerakan sosial Muhammadiyah.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim, kaum duafa, dan masyarakat yang membutuhkan perlu terus dijaga agar program-program sosial tidak berhenti ketika terjadi pergantian kepemimpinan.

“Program-program seperti ini harus terus kita perjuangkan dan pertahankan. Jangan sampai ketika kepemimpinan berganti, program-program yang mendasar bagi masyarakat ikut hilang,” kata Zulkifli.

Ia juga menyoroti target swasembada pangan yang tengah didorong pemerintah.

Zulkifli menilai Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari kekuatan produksi dalam negeri dan tidak terus bergantung pada pasokan dari negara lain.

“Swasembada itu kehormatan bangsa. Petani juga akan merasa dihargai. Jangan sampai kita harus membeli beras dari negara lain. Ini tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto berharap Rakornas DPM PTMA tidak hanya menjadi ruang konsolidasi mahasiswa.

Lebih dari itu, forum tersebut diharapkan bisa melahirkan gagasan baru dan mendorong mahasiswa berani mengambil peran sebagai agen perubahan.

Herry juga meminta pemerintah terus memperkuat perhatian terhadap persoalan pangan.

Menurutnya, pangan merupakan kebutuhan mendasar sehingga pemerintah dan perguruan tinggi perlu bersama-sama mencari solusi serta mengembangkan inovasi di bidang tersebut.

“Persoalan pangan tidak bisa digantikan dengan apa pun. Berbeda dengan bidang lain yang mungkin masih bisa ditunda. Oleh karena itu, pemerintah dan perguruan tinggi perlu terus mendorong inovasi yang berkaitan dengan pangan,” kata Herry.

Tak hanya pangan, Herry berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan juga terus dijaga, termasuk keberlangsungan pendidikan yang dikelola PTMA di berbagai daerah.

Dukungan melalui program beasiswa, misalnya, dinilai dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.

Usai menyampaikan materi, Zulkifli menyempatkan diri berkeliling melihat sejumlah fasilitas di UM Bandung.

Ia bahkan mengajak para orang tua mempertimbangkan UM Bandung sebagai salah satu pilihan bagi anak-anak mereka untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Menurut Zulkifli, UM Bandung merupakan salah satu perguruan tinggi yang baik di Jawa Barat.

Ia menilai kampus tersebut dapat menjadi tempat mahasiswa mengembangkan ilmu sekaligus mengejar cita-cita.

Zulkifli kemudian meninjau Laboratorium Teknologi Pangan bersama Rektor UM Bandung dan Kaprodi Teknologi Pangan.

Di laboratorium tersebut, ia mendapat penjelasan mengenai hanjeli dan berbagai produk yang berpotensi dikembangkan dari komoditas pangan lokal tersebut.***(FA)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat AI Masuk Ruang Kuliah, FAI UM Bandung Ingatkan Soal Etika

    Saat AI Masuk Ruang Kuliah, FAI UM Bandung Ingatkan Soal Etika

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 27
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mendorong dosen dan mahasiswa memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan akademik secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Dekan FAI UM Bandung Cecep Taufikurrohman MA PhD mengatakan, perkembangan teknologi harus tetap diiringi adab dan etika dalam proses menuntut ilmu. “Sejatinya sebelum ilmu itu intinya adab […]

  • Pendidikan Yang Baik Tak Hanya Mencerdaskan, Tapi Juga Membentuk Akhlak

    Pendidikan Yang Baik Tak Hanya Mencerdaskan, Tapi Juga Membentuk Akhlak

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 27
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Ilmu tidak hanya membuat seseorang lebih tahu. Lebih jauh, ilmu seharusnya membuat seseorang mampu memahami kehidupan, memperbaiki diri, dan memberi manfaat bagi orang lain. Gagasan itu disampaikan Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Bandung Iim Ibrohim saat mengisi kajian Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat belum lama ini. Menurut Iim, […]

  • Riset Dosen UM Bandung Ungkap Media Sosial Ikut Membentuk Identitas Kesalehan

    Riset Dosen UM Bandung Ungkap Media Sosial Ikut Membentuk Identitas Kesalehan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 33
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Media sosial kini menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menampilkan dan memaknai keberagamaan. Fenomena ini diteliti Femi Fauziah Alamsyah, dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, dalam disertasi doktornya. Femi mengangkat judul “Identitas Kesalehan Populer Artis Hijrah di Media Sosial” dengan mengamati akun Instagram Shireen Sungkar, […]

  • Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Siap Perkuat Hadapi Akreditasi Internasional ACQUIN

    Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Siap Perkuat Hadapi Akreditasi Internasional ACQUIN

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 68
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Semarang — Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan benchmarking ke Prodi Akuntansi Syariah UIN Walisongo Semarang pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung dalam mengikuti proses akreditasi internasional ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute). Ketua […]

  • Dadang Syaripudin: Ilmu yang Hidup Adalah Ilmu yang Memberi Manfaat

    Dadang Syaripudin: Ilmu yang Hidup Adalah Ilmu yang Memberi Manfaat

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 37
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Gelar sarjana bukanlah garis akhir dari perjalanan ilmu. Justru setelah toga dilepas dan pintu kampus ditinggalkan, ilmu menemukan ruang pengabdiannya yang sesungguhnya: di tengah kehidupan masyarakat. Pesan itulah yang disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Dadang Syaripudin kepada para lulusan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung dalam Wisuda ke-9, Sabtu (12/09/2026). Sekretaris Badan Pembina […]

  • Bedah Contoh Surat Pernyataan Mandiri Sertifikat Halal Self Declare

    Bedah Contoh Surat Pernyataan Mandiri Sertifikat Halal Self Declare

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pelaku usaha UMK yang mendaftar program sertifikasi halal jalur mandiri wajib membuat surat pernyataan tanggung jawab mutlak bermaterai. Dokumen ini berfungsi sebagai jaminan kehalalan bahan serta proses produksi yang dijalankan secara mandiri. Anda cukup mengunduh format bakunya melalui laman resmi BPJAH, lalu mengisinya dengan data usaha yang jujur dan akurat. Pelaku usaha mikro yang […]

expand_less