Kamis, 8 Okt 2026

Lebih dari Kompetisi, Perjalanan Santri Muhammadiyah Jabar Menjadi Ajang Menempa Diri

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mendorong santri Muhammadiyah Jawa Barat membuktikan kualitas melalui prestasi, kerja keras, kekompakan, dan akhlak terpuji.

Pesan tersebut disampaikan Fajar saat melepas Kontingen Jawa Barat menuju Kemah Santri Muhammadiyah Nasional ke-2 di Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Minggu (20/9/2026).

“Santri Jawa Barat siap juara?” seru Fajar yang langsung disambut antusias para peserta.

Menurut Fajar, optimisme itu didukung capaian dua pesantren Muhammadiyah Jawa Barat yang masuk 10 besar nasional berdasarkan hasil mutu pesantren Muhammadiyah tahun 2025–2026.

Darul Arqam Muhammadiyah Garut berada di peringkat kelima dengan nilai akreditasi 91, sedangkan Al-Furqon Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, menempati peringkat ketujuh dengan nilai 89. Keduanya meraih predikat Mumtaz.

“Secara kuantitas, pesantren Muhammadiyah Jawa Barat mungkin belum sebanyak daerah lain. Namun, masuknya dua pesantren dalam 10 besar nasional menunjukkan bahwa kita berorientasi pada mutu,” ujar Fajar.

Ia mengatakan, Kemah Santri Muhammadiyah Nasional di Malang menjadi kesempatan bagi santri Jawa Barat untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat pengalaman dan karakter.

Fajar juga mengingatkan para santri pada hadis sahih riwayat Muslim tentang mukmin yang kuat. Menurutnya, hadis tersebut mengajarkan agar bersungguh-sungguh meraih sesuatu yang bermanfaat, memohon pertolongan Allah, dan tidak mudah merasa lemah.

“Adik-adik harus total. Dalam istilah Buya Syafii Maarif, harus bertungkus lumus. Berikan kemampuan terbaik, berdoa, dan jangan mudah menyerah,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan dalam kemah tidak hanya diukur dari medali. Pengalaman mengikuti kompetisi juga penting sebagai bagian dari proses pembentukan mental dan karakter.

“Kalau belum mendapat medali, jadikan pengalaman itu sebagai bekal untuk bangkit,” pesannya.

Selain prestasi, Fajar meminta para santri menjaga kekompakan dan mengembangkan kecerdasan sosial. Ia juga mengingatkan pentingnya mengamalkan empat sifat Rasulullah saw., yakni sidik, amanah, tablig, dan fatanah.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Ahmad Dahlan mengapresiasi kehadiran dan motivasi yang diberikan Wamendikdasmen.

Ia berharap kontingen Jawa Barat mampu menampilkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik Muhammadiyah serta Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) PWM Jawa Barat Agus Abdurrahman berterima kasih kepada UM Bandung yang telah memfasilitasi pelepasan kontingen.

Menurutnya, kemah nasional bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi antarsantri Muhammadiyah dari berbagai daerah.

Pada penyelenggaraan sebelumnya di Surakarta, Jawa Barat mengirimkan 100 santri dan meraih delapan medali emas sekaligus menjadi juara umum.

“Mudah-mudahan di Kemah Santri yang kedua di Malang ini kami juga bisa mendapatkan prestasi yang positif. Selain itu, dari kegiatan ini dapat terjalin tali silaturahmi di antara santri Muhammadiyah dari seluruh Indonesia,” ujar Agus.

Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto juga berpesan agar para santri berkompetisi secara sportif, bekerja keras, dan pantang menyerah. Ia berharap capaian sebelumnya menjadi motivasi untuk kembali meraih prestasi.

“Kalau bisa, prestasi yang diraih harus lebih baik dari capaian sebelumnya. Kerja keras, hasilnya serahkan kepada Allah seraya bertawakal,” tutur Herry.

Kontingen Jawa Barat terdiri atas 264 santri dari 12 pesantren yang terbagi dalam 27 regu. Mereka didampingi 35 pendamping dan 10 pembina.

Para santri akan mengikuti MHQ, MTQ, Dirasah Islamiyah, pidato bahasa Arab dan Inggris, storytelling, baris-berbaris, jelajah alam, serta tali-temali. Rangkaian kegiatan juga diisi seminar nasional, Unggun Gembira, dan pentas seni.

Kemah Santri Muhammadiyah Nasional ke-2 berlangsung pada 21–24 September 2026 di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Malang.

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat silaturahmi, karakter pesantren Muhammadiyah, pembinaan Hizbul Wathan, serta kemandirian, disiplin, kerja sama, dan semangat berprestasi santri.***

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua PWM Jabar Jelaskan Makna Intelektual, Saintis, dan Cendekiawan

    Wakil Ketua PWM Jabar Jelaskan Makna Intelektual, Saintis, dan Cendekiawan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 845
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Yadi Janwari mendorong lulusan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menjadi cendekiawan yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat. Pesan itu disampaikan Yadi saat memberikan sambutan pada Wisuda Ke-9 UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Sabtu (12/09/2026). Ia mengingatkan agar pencapaian akademik tidak berhenti pada […]

  • Inilah 5 Kriteria Utama Destinasi Wisata Terkategori Halal

    Inilah 5 Kriteria Utama Destinasi Wisata Terkategori Halal

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pariwisata halal atau halal tourism bukan sekadar tren sesaat, melainkan telah berevolusi menjadi segmen pasar yang sangat besar dan potensial di industri pariwisata global. Indonesia sendiri kerap menduduki peringkat atas dalam daftar destinasi wisata ramah muslim dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI). Namun, apa sebenarnya yang membuat sebuah destinasi wisata bisa mendapatkan […]

  • Komitmen Muhammadiyah Dukung UMKM Warganya, Toko Oleh-Oleh 1915 Resmi Hadir!

    Komitmen Muhammadiyah Dukung UMKM Warganya, Toko Oleh-Oleh 1915 Resmi Hadir!

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Bhisma
    • visibility 30
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, YOGYAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman mengapresiasi langkah Suara Muhammadiyah dalam menghadirkan inisiatif ekonomi dan produk unggulan yang memberdayakan masyarakat luas. Hal ini ia sampaikan saat melakukan Soft Opening Toko Oleh-Oleh 1915 pada Selasa (11/8/2026) bertempat di Grha Suara Muhammadiyah, Yogyakarta.“Alhamdulillah hari ini Suara Muhammadiyah di Milad yang ke-111 nya menambah unit […]

  • Jadi Kebutuhan Dasar, Rektor UM Bandung Minta Inovasi Pangan Terus Diperkuat

    Jadi Kebutuhan Dasar, Rektor UM Bandung Minta Inovasi Pangan Terus Diperkuat

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 27
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan menekankan pentingnya Indonesia memperkuat kemandirian pangan. Menurutnya, kemampuan memenuhi kebutuhan pangan dari dalam negeri bukan hanya soal ekonomi, tetapi menyangkut kehormatan bangsa. Hal itu disampaikan Zulkifli saat menjadi pembicara dalam Rakornas Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) I Tahun 2026 di Auditorium […]

  • Hadapi Era AI, Kepala BMBPSDM Beberkan Pentingnya Adaptasi Perguruan Tinggi

    Hadapi Era AI, Kepala BMBPSDM Beberkan Pentingnya Adaptasi Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID  — Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani mendorong pegawai UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi di tengah percepatan transformasi teknologi, khususnya perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI). Pernyataan itu disampaikan Kepala BMBPSDM saat memberikan pembinaan pegawai yang […]

  • Algoritma Media Sosial Ikut Membentuk Cara Umat Islam Memahami Agama

    Algoritma Media Sosial Ikut Membentuk Cara Umat Islam Memahami Agama

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 28
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Teknologi digital kini ikut mengubah cara umat Islam mencari ilmu, memahami agama, menjalankan ibadah, dan mengekspresikan keberagamaan. Jika sebelumnya pengetahuan agama banyak diperoleh melalui masjid, pesantren, madrasah, majelis taklim, dan guru, kini berbagai informasi keislaman dapat diakses hanya melalui gawai. Wakil Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Yudi Daryadi […]

expand_less