Kamis, 8 Okt 2026

Tutup KUII ke-8, Pentingnya Cita Peradaban Islam dan Urgensi Literasi Ekonomi Syariah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID — Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengimbau umat Islam Indonesia untuk mengambil peran strategis sebagai episentrum peradaban Islam dunia di masa depan. Bersamaan itu, Menag juga menggarisbawahi urgensi penguatan literasi ekonomi syariah.

Hal tersebut disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada Penutupan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-8 dan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Menurutnya, menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban didukung oleh indikator stabilitas ekonomi nasional yang solid serta iklim sosial politik yang kondusif dibanding dinamika kawasan Timur Tengah.

Menag memaparkan bahwa di tengah ketidakpastian global dan penurunan pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara muslim kawasan konflik, Indonesia justru mencatatkan kinerja makro yang sangat baik. Inflasi Indonesia terjaga rendah di kisaran 1–2 persen dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 persen.

“Di kawasan yang sibuk dengan konflik, tentu yang banyak lahir adalah para jenderal. Tetapi di tengah masyarakat yang menikmati ketenangan dan kedamaian, yang akan lahir adalah para profesor dan kiai. Oleh karena itu, mari kita merawat ketenangan dan keselamatan ini. Indonesia berpeluang besar menjadi episentrum peradaban dunia Islam yang akan datang,” ujar Menag, Minggu (26/7/2026).

Meski memiliki modal sosial dan ekonomi yang kuat, Menag memberikan catatan kritis terkait tingkat kesadaran ekonomi syariah di tanah air yang dinilai belum simetris dengan jumlah populasi umat Islam.


Dari total 240 juta penduduk muslim Indonesia, tingkat kesadaran dan keterlibatan dalam ekonomi syariah saat ini baru terukur sekitar 7,5 persen. Menag membandingkannya dengan Malaysia yang memiliki populasi 20 juta umat Islam, namun mampu mencatatkan tingkat kesadaran ekonomi syariah hingga 27 persen.

“Kita sudah sekian lama, hampir dua dekade memperkenalkan perbankan syariah, tetapi pangsanya masih berputar di bawah angka 10 persen. Ada pendekatan non-ekonomi yang harus kita lakukan bersama dalam rangka meningkatkan kualitas ekonomi umat secara holistik,” tegas Menag.

Menurut Menag, peningkatan literasi keuangan dan ekonomi syariah tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan teknis perbankan, melainkan memerlukan terobosan pendekatan kultural, keagamaan, serta edukasi masif di pesantren dan lembaga pendidikan.

Menag optimistis, apabila penguatan ekonomi syariah dapat diakselerasi beriringan dengan pemahaman agama yang mendalam dan stabilitas nasional yang terjaga, Indonesia tidak hanya menjadi negara berpenduduk muslim terbesar secara kuantitas, tetapi juga unggul secara kualitas dan prestasi di panggung internasional.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi UM Bandung dan Rumah Zakat, Tingkatkan Literasi Lingkungan Masyarakat Cihampelas Melalui Pelatihan Ecoliteracy dan Pembuatan Ecoenzyme

    Kolaborasi UM Bandung dan Rumah Zakat, Tingkatkan Literasi Lingkungan Masyarakat Cihampelas Melalui Pelatihan Ecoliteracy dan Pembuatan Ecoenzyme

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID – Tim dosen dan mahasiswa Prodi Bioteknologi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melaksanakan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Training for Trainer (TfT) Ecoliteracy dan Pembuatan Ecoenzyme” di Saung Edukasi Desa Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (25/07/2026).   Kegiatan ini merupakan program kolaborasi antara Rumah Zakat bersama Universitas Muhammadiyah Bandung yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Prodi […]

  • Tantan Sulthon Bukhawan Ketua Terpilih PWI Jawa Barat 2026–2031, Alumni UIN Bandung

    Tantan Sulthon Bukhawan Ketua Terpilih PWI Jawa Barat 2026–2031, Alumni UIN Bandung

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Tantan Sulthon Bukhawan, terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031. Terpilihnya Tantan menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kiprah alumni UIN Bandung dalam dunia jurnalistik dan kehidupan publik. Tantan Sulthon Bukhawan merupakan alumni KPI UIN Bandung […]

  • Dadang Syaripudin: Ilmu yang Hidup Adalah Ilmu yang Memberi Manfaat

    Dadang Syaripudin: Ilmu yang Hidup Adalah Ilmu yang Memberi Manfaat

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 37
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Gelar sarjana bukanlah garis akhir dari perjalanan ilmu. Justru setelah toga dilepas dan pintu kampus ditinggalkan, ilmu menemukan ruang pengabdiannya yang sesungguhnya: di tengah kehidupan masyarakat. Pesan itulah yang disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Dadang Syaripudin kepada para lulusan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung dalam Wisuda ke-9, Sabtu (12/09/2026). Sekretaris Badan Pembina […]

  • Daftar Bahan Kritis dalam Skincare, Kosmetik yang Wajib Diwaspadai Muslimah (Panduan Terbaru)

    Daftar Bahan Kritis dalam Skincare, Kosmetik yang Wajib Diwaspadai Muslimah (Panduan Terbaru)

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Bahan kritis dalam skincare dan kosmetik adalah bahan tambahan atau bahan aktif yang memiliki potensi berasal dari sumber haram/najis (seperti turunan babi, bangkai hewan, atau alkohol non-halal). Contoh bahan kritis yang paling sering ditemukan meliputi Kolagen (Collagen), Plasenta (Placenta), Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid), Gliserin (Glycerin), Asam Stearat (Stearic Acid), dan Squalane. Sebelum membeli, […]

  • Jadi Blogger Silakan, Mau Jadi Youtuber Pun Monggo!

    Jadi Blogger Silakan, Mau Jadi Youtuber Pun Monggo!

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Selamat malam (Woy…, Sekarang udah siang), Bapak-Ibu, rekan-rekan sekalian, dan para pejuang klik yang budiman! Senang sekali malam ini bisa berdiri di sini di hadapan para makhluk digital. Kita ini hidup di era yang luar biasa, ya. Era di mana peradaban manusia tidak lagi diukur dari seberapa megah piramida yang kita bangun, melainkan […]

  • Ikhtiar Berbuah Manis! Mahasiswa Apoteker UM Bandung Lulus 100 Persen Ukomnas PDPA

    Ikhtiar Berbuah Manis! Mahasiswa Apoteker UM Bandung Lulus 100 Persen Ukomnas PDPA

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 33
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Ikhtiar panjang mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung akhirnya berbuah manis. Seluruh mahasiswa PSPPA angkatan pertama berhasil lulus 100 persen Ujian Kompetensi Nasional Program Diploma dan Profesi Apoteker (Ukomnas PDPA) melalui metode OSCE dan CBT Nasional. Capaian ini bukan sekadar angka kelulusan. Bagi UM Bandung, hasil tersebut […]

expand_less