Pesonamu 2026 Jadi Titik Awal Mahasiswa UM Bandung Mengukir Sejarah Gemilang
- account_circle Feri Anugrah
- calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung – Langkah baru dimulai. Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung resmi dikukuhkan dalam sidang senat terbuka sebagai bagian dari rangkaian Pekan Sosialisasi dan Orientasi Mahasiswa Baru (Pesonamu) 2026.
Pengukuhan berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan lantai tiga UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Rabu (23/09/2026). Momen ini menjadi penanda bahwa para mahasiswa baru telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar UM Bandung.
Di hadapan mahasiswa baru, Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan agar masa kuliah dijalani dengan sungguh-sungguh.
Ia mengingatkan bahwa kesempatan menempuh pendidikan tinggi merupakan amanah dari orang tua yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Selamat kepada saudara-saudara sekalian yang telah resmi menjadi mahasiswa UM Bandung. Selamat menjadi mahasiswa di kampus kebanggaan. Kalian masuk dan kuliah di kampus yang tepat,” ujar Herry yang disambut tepuk tangan meriah mahasiswa.
Bagi Herry, menjadi mahasiswa bukan sekadar status baru. Mahasiswa perlu segera beradaptasi dengan lingkungan kampus, aktif belajar, dan membangun kompetensi sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang terus berubah.
Perubahan dunia kerja juga menjadi perhatian Herry. Perkembangan teknologi dan disrupsi membuat mahasiswa dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga berani menciptakan gagasan, inovasi, dan peluang baru.
“Sebagai generasi Z, saya berpesan agar Anda sekalian bisa menjadi pendobrak berbagai kreativitas. Indonesia sedang menunggu kreativitas ananda sekalian,” katanya.
Menurut Herry, Indonesia memiliki modal besar berupa jumlah penduduk usia produktif. Potensi tersebut perlu diimbangi dengan kreativitas generasi muda agar mampu melahirkan inovasi, membangun usaha, dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Namun, perjalanan mahasiswa UM Bandung tidak berhenti pada urusan kompetensi dan karier. Mereka juga menjadi bagian dari keluarga besar Muhammadiyah yang memiliki sejarah panjang dalam pendidikan, pelayanan sosial, dan pembangunan bangsa bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka.
Oleh karena itu, Herry mendorong mahasiswa agar tidak menjadikan gelar akademik sebagai tujuan akhir. Ilmu yang diperoleh di kampus harus dapat melahirkan karakter, karya, dan kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jadilah teknopreneur Islami yang bermanfaat untuk bangsa dan negara. Saat ini kalian tidak salah pilih kampus. Jangan sia-siakan. Ukirlah sejarah di kampus ini,” tuturnya.
Pesan serius tersebut kemudian diselingi suasana yang lebih santai. Rektor bersama para Wakil Rektor, Dekan, dan beberapa Ketua Program Studi tampil nge-band membawakan sejumlah lagu hits di hadapan mahasiswa baru.
Penampilan tersebut disambut antusias mahasiswa yang telah mengikuti rangkaian Pesonamu selama tiga hari. Auditorium pun berubah menjadi ruang kebersamaan yang penuh tepuk tangan dan keceriaan.
Pengukuhan akhirnya tidak hanya menjadi seremoni penyambutan mahasiswa baru. Momen tersebut menjadi awal perjalanan untuk belajar, mengembangkan kompetensi, membangun karakter, menciptakan karya, dan memberi manfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari keluarga besar UM Bandung.***
- Penulis: Feri Anugrah
