Kamis, 8 Okt 2026

Jamhari Makruf Ajak Sarjana UM Bandung Bergerak, Bekerja, dan Menebar Manfaat

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung – Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jamhari Makruf mendorong para sarjana Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung untuk tidak berhenti belajar dan berani menghasilkan karya yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Menurut Jamhari, gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan akademik. Justru setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan perlu terus membaca, memperluas pengetahuan, dan mengembangkan kemampuan agar dapat berkontribusi lebih luas.

Pesan tersebut disampaikan Jamhari saat memberikan motivasi kepada wisudawan dan wisudawati dalam Wisuda ke-9 UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (12/09/2026).

Jamhari menyoroti masih minimnya ilmuwan muslim yang berhasil meraih penghargaan Nobel. Kondisi tersebut, menurutnya, seharusnya menjadi pemacu bagi generasi muda muslim untuk meningkatkan kualitas keilmuan dan menghasilkan karya yang diakui dunia.

“Teruslah belajar, jangan berhenti, agar suatu saat menjadi ilmuwan ternama dan bahkan bisa mendapatkan hadiah Nobel yang sangat prestisius,” ujar Jamhari.

Ia menegaskan, budaya belajar harus terus hidup, baik di kalangan sarjana maupun dosen. Membaca dan memperbarui pengetahuan menjadi bagian penting dari proses pengembangan diri.

“Siapa saja orangnya, sarjana apalagi dosen, berhenti belajar, apalagi berhenti membaca buku, maka itu tidak berguna sama sekali. Ilmu tidak boleh berhenti,” katanya.

Selain terus belajar, Jamhari meminta para lulusan berani keluar dari zona nyaman. Menurutnya, ilmu yang diperoleh di bangku kuliah perlu diterjemahkan menjadi kerja, karya, dan kontribusi nyata.

Ia mengingatkan bahwa kelulusan yang dicapai para wisudawan merupakan hasil dari proses panjang. Oleh karena itu, mereka perlu bersyukur sekaligus menghargai dukungan orang tua, keluarga, dosen, serta perjuangan diri sendiri.

“Kalian harus bangga pada diri sendiri bisa berada pada titik ini. Tidak semua orang yang mendaftar kuliah itu bisa lulus seperti kalian hari ini. Oleh karena itu, banggalah kepada diri sendiri,” ujarnya.

Jamhari kemudian mengutip pesan Imam Syafii mengenai pentingnya bergerak, bekerja, dan mencari ilmu. Ia menggambarkan seseorang yang tidak mau bergerak seperti air yang menggenang dan tidak memberikan manfaat.

“Bergerak dan bekerjalah karena sesungguhnya kenikmatan hidup itu ada pada bekerja. Oleh karena itu, sarjana UM Bandung jangan lupa untuk bekerja,” tuturnya.

Menurutnya, keberanian untuk bergerak akan membuka lebih banyak kesempatan bagi seseorang untuk berkembang sekaligus memberikan manfaat kepada orang lain.

“Kalau kalian hanya diam tanpa bekerja, maka itu tidak akan memberikan manfaat. Namun, kalau kalian bergerak dan bekerja, maka akan memberikan manfaat kepada orang lain,” katanya.

Oleh karena itu, Jamhari mengajak para lulusan UM Bandung untuk berani memperluas pengalaman, bekerja, dan terus mencari ilmu. Ia menilai bekal pendidikan yang diperoleh selama kuliah dapat menjadi modal awal untuk berkarya dan mengabdi.

“Berkelanalah, bekerjalah, mencari ilmulah, agar bisa memberikan manfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Saya percaya bekal ilmu kalian yang sudah didapatkan dari UM Bandung sudah mumpuni untuk modal kalian menebar manfaat pada orang lain,” ujarnya.

Jamhari juga mengajak para lulusan ikut menghidupkan Muhammadiyah melalui kontribusi nyata. Ia mendorong mereka tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Ia mengingatkan kembali pesan KH Ahmad Dahlan, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.”

Pesan tersebut, kata Jamhari, mengandung semangat agar warga Muhammadiyah mampu menjadi pribadi yang memberi manfaat, termasuk melalui kontribusi terhadap persyarikatan.

Menurut Jamhari, umat Islam masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan bidang bisnis. Karena itu, para sarjana UM Bandung diharapkan menjadi bagian dari generasi yang mampu menjawab tantangan tersebut melalui pendidikan, kerja, dan karya.

Ia menekankan bahwa ilmu yang dimiliki akan semakin bermakna ketika diwujudkan dalam tindakan yang memberi manfaat bagi diri sendiri, Muhammadiyah, dan masyarakat luas.***(FA)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Muhammadiyah Dukung UMKM Warganya, Toko Oleh-Oleh 1915 Resmi Hadir!

    Komitmen Muhammadiyah Dukung UMKM Warganya, Toko Oleh-Oleh 1915 Resmi Hadir!

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Bhisma
    • visibility 30
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, YOGYAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman mengapresiasi langkah Suara Muhammadiyah dalam menghadirkan inisiatif ekonomi dan produk unggulan yang memberdayakan masyarakat luas. Hal ini ia sampaikan saat melakukan Soft Opening Toko Oleh-Oleh 1915 pada Selasa (11/8/2026) bertempat di Grha Suara Muhammadiyah, Yogyakarta.“Alhamdulillah hari ini Suara Muhammadiyah di Milad yang ke-111 nya menambah unit […]

  • MERP IV, Model Jembatan Menuju Inovasi Pendidikan Matematika Abad ke-21

    MERP IV, Model Jembatan Menuju Inovasi Pendidikan Matematika Abad ke-21

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Ruang Aksara Akademika Rumah Jurnal kembali menggelar kegiatan seminar akademik yang bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Seminar yang digelar secara daring ini menghadirkan narasumber utama, Ketua Prodi Pendidikan Matematika Prof. Dr. Jarnawi Afgani Dahlan, M.Kes., serta mahasiswa S3 Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia Hamdan Sugilar, M.Pd., […]

  • Adian Husaini di UM Bandung Bahas tentang Modal Kuat Kebangkitan Umat Islam

    Adian Husaini di UM Bandung Bahas tentang Modal Kuat Kebangkitan Umat Islam

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 43
    • 0Komentar

    GEMHALAL.ID, Bandung – Kebangkitan umat Islam tidak cukup dibicarakan sebagai romantisme kejayaan masa lalu. Hal yang lebih penting adalah bagaimana umat membaca kondisi hari ini, mengenali persoalan yang dihadapi, lalu menerjemahkan nilai-nilai Islam ke dalam kehidupan modern secara nyata. Pandangan itu disampaikan Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Adian Husaini dalam Dialog Nasional Keagamaan […]

  • Indahnya Berbagi: Merajut Kepedulian dalam Dekapan Ukhuwah HMJ Akuntansi Syariah

    Indahnya Berbagi: Merajut Kepedulian dalam Dekapan Ukhuwah HMJ Akuntansi Syariah

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Senyum tulus dan tatapan teduh para lanjut usia menyambut kehadiran puluhan mahasiswa di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Pertiwi, Jalan Sancang No. 2, Burangrang, Lengkong, Kota Bandung, Kamis (17/9/2026).   Ruang panti yang biasanya hening seketika berubah menjadi hangat penuh tawa dan cerita. Hari itu, Departemen Pengabdian Sosial Masyarakat Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi […]

  • Komisi VIII DPR: Banyak Jalan Halal, Kok Dana Wakaf Umat Masjid Istiqlal Masuk BEI?

    Komisi VIII DPR: Banyak Jalan Halal, Kok Dana Wakaf Umat Masjid Istiqlal Masuk BEI?

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama RI Nasaruddin Umar diminta agar berhati-hati mengelola dana wakaf masjid melalui instrumen pasar modal atau Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq, pengelolaan dana wakaf memiliki dimensi yang berbeda dengan pengelolaan dana komersial pada umumnya. Selain harus produktif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya […]

  • Mendayung antara Dua Standar: Ikut Standar Barat atau China?

    Mendayung antara Dua Standar: Ikut Standar Barat atau China?

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, geopolitics enthusiast.
    • visibility 27
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pekan lalu, Politeknik Mekanik (Polman Bandung) mengundang saya dalam kapaistas sebagai wakil dari Badan Pengelola Kawasan Rebana, untuk membedah rencana strategis (Renstra) Polman 2025-2029. Sebagai informasi, Polman juga membangun kampus 2 di Kawasan Rebana, tepatnya di Majalengka.   salah satu tekad dari Polman adalah menjadi kampus politeknik kelas dunia, kurikulumnya terdepan, dan mendorong riset-riset […]

expand_less