Kamis, 8 Okt 2026

Tak Cukup Memberitakan Masalah, Roni Tabroni Dorong Media Hadirkan Dampak Nyata bagi Dunia Pendidikan

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID — Media memiliki peran strategis dalam membangun kualitas pendidikan di Indonesia. Namun, pemberitaan pendidikan selama ini dinilai masih didominasi oleh narasi persoalan. Mulai dari tawuran pelajar, perundungan, persoalan penerimaan peserta didik baru (PPDB), rendahnya kesejahteraan guru, hingga keterbatasan infrastruktur sekolah.

 

Padahal, di balik berbagai persoalan tersebut terdapat banyak kisah inspiratif yang layak diangkat sekaligus dikawal agar mampu melahirkan perubahan sosial yang nyata. Gagasan itulah yang menjadi benang merah dalam diskusi dan bedah buku ”Jurnalisme untuk Kemanusiaan: Panduan Praktik Jurnalisme Filantropi” karya dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sekaligus Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Roni Tabroni MSi.

 

Kegiatan yang digelar di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026), menghadirkan akademisi, praktisi media, dan pemangku kebijakan untuk mendiskusikan pentingnya menghadirkan paradigma baru dalam praktik jurnalistik, khususnya pada isu pendidikan.

 

Dalam pemaparannya, Roni menegaskan bahwa jurnalisme filantropi merupakan pendekatan jurnalistik yang tidak berhenti pada fungsi menyampaikan informasi dan menjalankan kontrol sosial. Lebih dari itu, jurnalisme harus mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

”Jurnalisme filantropi merupakan paradigma baru yang sangat relevan digunakan pada isu pendidikan. Media tidak hanya menyampaikan persoalan, tetapi mengawal lahirnya solusi dan perubahan yang memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Menurut Roni, pemberitaan pendidikan selama ini umumnya bergerak pada dua ranah. Pertama, menyampaikan informasi mengenai berbagai isu pendidikan. Kedua, menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mengkritisi berbagai persoalan dan kebijakan pemerintah. Kedua fungsi tersebut merupakan bagian penting dari peran pers dalam sistem demokrasi.

 

Meski demikian, dia menilai pendekatan tersebut belum cukup apabila media ingin memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kemajuan pendidikan nasional. Jurnalisme, kata dia, perlu berorientasi pada dampak (impact journalism), yakni memastikan sebuah pemberitaan mampu mendorong lahirnya perubahan sosial yang nyata.

 

”Jurnalisme filantropi tidak berorientasi pada seberapa banyak berita pendidikan dipublikasikan atau seberapa viral pemberitaan itu. Yang jauh lebih penting adalah seberapa besar dampaknya terhadap perbaikan dunia pendidikan,” jelasnya.

 

Roni mencontohkan masih banyak guru di berbagai daerah yang mengabdi dengan penuh dedikasi meskipun menerima penghasilan yang jauh dari layak. Menurutnya, sosok-sosok seperti itu merupakan ”mutiara” yang sering kali tertutup oleh ”lumpur” berupa berbagai persoalan struktural yang menjadi fokus utama pemberitaan.

 

”Di balik rendahnya kesejahteraan guru, ada banyak kisah pengabdian yang luar biasa. Mereka datang paling pagi, pulang paling akhir, memastikan peserta didiknya memperoleh ilmu sekaligus keteladanan. Nilai-nilai seperti inilah yang perlu diangkat media,” katanya.

 

Namun, jurnalisme filantropi tidak berhenti pada penyajian kisah inspiratif. Roni menekankan bahwa media juga memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal isu tersebut hingga membuka ruang lahirnya kebijakan, kepedulian publik, ataupun kolaborasi berbagai pihak yang dapat meningkatkan kesejahteraan para pendidik.

 

”Tujuannya bukan membangkitkan rasa iba. Namun, bagaimana menghadirkan apresiasi publik terhadap dedikasi mereka, sekaligus mendorong solusi konkret agar kondisi mereka menjadi lebih baik,” ungkapnya.

 

Dia menambahkan, pendekatan jurnalisme filantropi juga sangat relevan diterapkan dalam peliputan pascakebijakan di sektor pendidikan. Melalui pelaporan yang berkelanjutan, masyarakat tidak hanya mengetahui sebuah kebijakan telah diterbitkan. Namun, dapat menilai dampak nyata kebijakan tersebut terhadap kehidupan guru, peserta didik, ataupun kualitas layanan pendidikan.

 

”Pelaporan pascakebijakan menjadi penting sebagai bentuk transparansi. Publik perlu mengetahui apakah sebuah kebijakan benar-benar menghadirkan perubahan sosial atau justru masih menyisakan berbagai persoalan yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

 

Diskusi dan bedah buku tersebut turut menghadirkan sejumlah pembahas dari berbagai latar belakang. Mereka adalah Herdiana (Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa Kemendikdasmen), Maruf (Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media), Tria Patrianti (UMJ), dan Erwin Daryanto (Managing Editor Detik.com).

 

Kehadiran para pembahas semakin memperkaya diskusi mengenai peran media dalam mendorong ekosistem pendidikan yang lebih humanis, partisipatif, dan berorientasi pada perubahan sosial.

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Era AI Menuntut Sarjana Terus Belajar, Dadang Kahmad Ingatkan Lulusan UM Bandung

    Era AI Menuntut Sarjana Terus Belajar, Dadang Kahmad Ingatkan Lulusan UM Bandung

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 36
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Gelar sarjana tidak lagi cukup menjadi modal untuk menghadapi dunia kerja yang terus berubah. Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital, lulusan perguruan tinggi dituntut terus belajar, beradaptasi, dan mampu membuktikan kompetensinya melalui karya nyata. Pesan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas […]

  • Akuntansi Syariah UIN Bandung Siapkan Lulusan Kuasai Risiko Perbankan

    Akuntansi Syariah UIN Bandung Siapkan Lulusan Kuasai Risiko Perbankan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Dalam upaya mempersiapkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan profesional, Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu bertajuk “Manajemen dan Manajemen Risiko Funding serta Financing pada Perbankan Syariah”. Kegiatan yang menghadirkan Konsultan Keuangan dan Bisnis Syariah, Deni Permana, S.E., M.M., CCAP, […]

  • Panduan Praktis Manfaat Sertifikat Halal untuk Omzet UMKM dan Cara Urusnya

    Panduan Praktis Manfaat Sertifikat Halal untuk Omzet UMKM dan Cara Urusnya

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Memiliki sertifikat halal terbukti membuka akses pasar yang jauh lebih luas, termasuk menembus ritel modern dan rantai pasok industri besar. Kepercayaan konsumen meningkat drastis karena produk sudah terjamin keamanan serta kehalalannya secara hukum. Lonjakan kepercayaan ini secara langsung mendongkrak volume penjualan dan omzet pelaku usaha mikro secara berkelanjutan. Memahami dampak langsung legalitas halal pada […]

  • Hidup Sederhana Bukan Berarti Kekurangan, Begini Cara Menemukan Keberlimpahan

    Hidup Sederhana Bukan Berarti Kekurangan, Begini Cara Menemukan Keberlimpahan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 53
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Banyak orang mengira hidup berkelimpahan berarti memiliki banyak uang, rumah bagus, kendaraan mewah, atau mampu memenuhi hampir semua keinginan. Padahal, dalam kehidupan seorang Muslim, keberlimpahan memiliki makna yang jauh lebih luas: hati yang merasa cukup, rezeki yang berkah, hidup yang tenang, dan apa yang dimiliki mampu memberi manfaat bagi orang lain. Pesan […]

  • Riset Dosen UM Bandung Ungkap Media Sosial Ikut Membentuk Identitas Kesalehan

    Riset Dosen UM Bandung Ungkap Media Sosial Ikut Membentuk Identitas Kesalehan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 33
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Media sosial kini menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menampilkan dan memaknai keberagamaan. Fenomena ini diteliti Femi Fauziah Alamsyah, dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, dalam disertasi doktornya. Femi mengangkat judul “Identitas Kesalehan Populer Artis Hijrah di Media Sosial” dengan mengamati akun Instagram Shireen Sungkar, […]

  • Dari Madrasah ke FH UI, Fawwaz Farhan Farabi Serukan Integritas dan Keberpihakan pada Keadilan

    Dari Madrasah ke FH UI, Fawwaz Farhan Farabi Serukan Integritas dan Keberpihakan pada Keadilan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Muhammad Fawwaz Farhan Farabi tampil sebagai keynote speaker sekaligus menyampaikan sambutan mewakili wisudawan pada acara Farewell Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Fakultas Hukum Universitas Indonesia Semester Genap 2025/2026 yang berlangsung di Balai Sidang dan Auditorium Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Selasa (25/8/2026). Di hadapan ribuan hadirin yang terdiri atas pimpinan fakultas, dosen, guru besar Fakultas […]

expand_less