Deteksi Dini dan Pengendalian Faktor Risiko, Langkah Penting Cegah Komplikasi Diabetes
- account_circle Feri Anugrah
- calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung — Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar penyuluhan diabetes melitus dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga RW 07, Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang berlangsung di Halaman HSN tersebut mengangkat tema “Edukasi Holistik untuk Meningkatkan Self-Awareness terhadap Diabetes Melitus”.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan diabetes dan pentingnya deteksi dini.
Ketua PKM Alfi Fitriyani mengatakan edukasi tersebut diharapkan membantu masyarakat mengenali diabetes dan memahami cara mencegahnya.
Bagi warga yang telah terdiagnosis, pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal untuk menjaga kualitas hidup.
“Semoga apa yang kami sampaikan hari ini terkait edukasi diabetes melitus bisa menjadi bekal untuk kita semua,” ujar Alfi.
Ia menjelaskan, penyuluhan ini menyasar warga yang belum menderita diabetes agar lebih memahami langkah pencegahan.
Sementara itu, penderita diabetes diharapkan dapat mengelola kondisi kesehatannya dengan lebih baik.
Dosen Farmasi UM Bandung sekaligus pemateri Andinny Nur Permatasari menjelaskan bahwa diabetes yang terlambat dikenali dapat meningkatkan risiko komplikasi.
Rendahnya kesadaran terhadap gejala dan kondisi tubuh menjadi salah satu faktor yang membuat penyakit ini tidak segera terdeteksi.
“Rendahnya kesadaran diri atau self-awareness membuat diabetes terlambat dikenali, sehingga komplikasi sering muncul lebih dulu daripada pengobatan,” ungkap Andinny.
Ia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gejala yang dapat berkaitan dengan diabetes, seperti sering haus, sering buang air kecil, cepat lapar, dan luka yang sulit sembuh.
Menurut Andinny, risiko komplikasi dapat dicegah atau diperlambat dengan mengendalikan gula darah, tekanan darah, dan kolesterol serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Komplikasi dapat dicegah atau diperlambat dengan mengendalikan gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan pemeriksaan rutin,” tegasnya.
Ketua RT 01 RW 07 Kelurahan Kujangsari Afrina Kristiani mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan tambahan pengetahuan kesehatan kepada warga, terutama mengenai diabetes melitus.
“Semoga pengabdian masyarakat dari Fakultas Farmasi UM Bandung bisa memberikan manfaat bagi warga RW 07, sekaligus menambah pengetahuan,” kata Afrina.
Ketua RW 07 Kelurahan Kujangsari Hendra Rustandi juga menyambut baik kegiatan tersebut.
Ia berharap warga dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko diabetes dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga bermanfaat bagi masyarakat RW 07 Kelurahan Kujangsari,” tuturnya.
Melalui penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis ini, Farmasi UM Bandung mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan, mengenali risiko diabetes sejak dini, dan melakukan pemeriksaan secara berkala.***(FK)
- Penulis: Feri Anugrah
