UM Bandung Wisuda 684 Sarjana, Rektor Dorong Lulusan Berkarya dan Berdaya Saing
- account_circle Feri Anugrah
- calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mewisuda 684 sarjana dari lima fakultas dalam Wisuda Ke-9 Program Sarjana di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (12/09/2026).
Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto mengatakan para lulusan akan menghadapi tantangan baru di tengah perkembangan green economy, Society 5.0, dan kecerdasan artifisial (AI). Oleh karena itu, kemampuan akademik perlu diimbangi dengan karakter dan integritas.
“Ketika studi di UM Bandung, saudara-saudara tidak hanya belajar tentang ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, dibimbing untuk memiliki karakter yang unggul yang menjadi fondasi bagi keberhasilan pada masa depan. Membangun karakter itu sama pentingnya dengan menguasai teknologi,” ujar Herry.
Herry juga mendorong para lulusan menjadi technopreneur Islami yang mampu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan riset berbasis nilai Islam, serta menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.
Menurut Herry, UM Bandung akan terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan dan pusat keunggulan melalui penelitian dan inovasi.
Pendidikan juga diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi dan keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad mengingatkan lulusan agar ilmu yang diperoleh selama kuliah tidak berhenti pada ijazah. Ilmu tersebut, kata dia, harus diwujudkan melalui karya, pengabdian, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Pergilah dengan ilmu. Berjalanlah dengan iman. Berkaryalah dengan integritas. Bersainglah dengan kompetensi. Dan berbuatlah dengan keikhlasan,” tandas Dadang yang juga Ketua Badan Pembina Harian UM Bandung.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Lukman turut mengingatkan lulusan tentang ketatnya persaingan dunia kerja.
Menurutnya, sarjana UM Bandung perlu mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan AI untuk meningkatkan kemampuan serta produktivitas, tanpa mengabaikan inovasi dan profesionalisme.
Wisuda Ke-9 UM Bandung berlangsung dalam dua sesi. Dari 684 lulusan, FST menyumbang 96 wisudawan, FSH 124, FEB 148, FAI 158, dan Fakultas Farmasi 158 wisudawan.
UM Bandung juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Mereka yakni Rival Rizki Hadiansyah Saputra dari Fakultas Farmasi dengan IPK 3,83; Zahra Khairunisa dari Prodi Teknologi Pangan FST dengan IPK 3,98; Filah Pebrianti dari Prodi Manajemen FEB dengan IPK 3,96; Abid Naufal Habibburokhman dari Prodi Hukum Keluarga Islam FAI dengan IPK 3,95; serta Dinda Nabila dari Prodi Ilmu Komunikasi FSH dengan IPK 3,98.
Zahra dan Dinda menjadi dua wisudawan dengan IPK tertinggi, yakni 3,98. Zahra mengatakan pencapaian tersebut diraih dengan menjaga konsistensi, tanggung jawab, serta keseimbangan antara kegiatan akademik dan nonakademik.
“Saya selalu berusaha konsisten, selalu bertanggung jawab, dan memberikan yang terbaik atas setiap ikhtiar. Hal yang paling penting, saya selalu berusaha menikmati setiap prosesnya dan tidak terlalu membebani diri sendiri,” ujar Zahra.
Menurut Zahra, tantangan terbesar selama kuliah adalah menjaga konsistensi dan menentukan prioritas ketika berbagai tanggung jawab datang bersamaan. Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam perjalanan studinya.
Setelah lulus, Zahra berencana terus mengembangkan keahlian di bidang pangan. Ia kini telah bekerja di salah satu industri pangan di Bandung dan berharap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Wisuda Ke-9 UM Bandung turut dihadiri pimpinan Muhammadiyah, jajaran pimpinan UM Bandung, Diktilitbang PP Muhammadiyah, PWM Jawa Barat, LLDIKTI Wilayah IV, orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.***(FA)
- Penulis: Feri Anugrah
