Kamis, 8 Okt 2026

Belajar Hidup Bersih dan Cerdas Digital, Anak SD Bulukerto Diajak Belajar Sambil Bermain

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.COM, Batu — Siapa bilang belajar hidup sehat harus selalu serius? Di SDN Bulukerto 02, Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kota Batu, Jawa Timur, mahasiswa Kelompok 2 KKN MAS justru mengajak anak-anak belajar sambil bergerak, bermain, dan berinteraksi.

Ada dua program yang mereka bawa, yakni BeeClean dan Cerdas Digital.

Keduanya punya fokus berbeda, tetapi sama-sama ingin membekali anak-anak dengan keterampilan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Program BeeClean menyasar siswa kelas 4 dan digelar pada Selasa (4/8/2026).

Materinya sederhana: belajar mencuci tangan dengan benar dan mengenal cara memilah sampah organik serta nonorganik.

Anak-anak tidak hanya duduk mendengarkan penjelasan.

Mereka diajak langsung mempraktikkan enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun sesuai standar kesehatan, kemudian belajar mengenali jenis sampah berdasarkan kategorinya.

Salah satu anggota Kelompok 2 KKN MAS, Fadhilah, berharap kebiasaan yang dikenalkan melalui BeeClean tidak berhenti ketika kegiatan selesai.

“Diharapkan anak-anak SDN Bulukerto paham mengenai lingkungan hidup sehat dan bersih, anak-anak lebih aware terhadap lingkungan sekitarnya, terutama bisa membedakan antara sampah organik dan non-organik,” ujar Fadhilah.

Kalau BeeClean mengajak anak-anak lebih peduli pada kebersihan, program Cerdas Digital membawa mereka ke topik yang tak kalah dekat dengan keseharian: teknologi.

Program bertajuk “Cerdas Digital: Edukasi Teknologi melalui Game Kuis Interaktif” menyasar siswa kelas 5. Kegiatannya digelar tiga kali sepanjang Agustus, yakni pada 6, 13, dan 20 Agustus 2026.

Alih-alih mengandalkan ceramah panjang, mahasiswa memilih kuis interaktif sebagai cara menyampaikan materi.

Anak-anak diajak menjawab pertanyaan, berpikir cepat, berdiskusi, sekaligus bekerja sama dengan teman satu tim.

Pesannya pun bukan sekadar bagaimana menggunakan gadget.

Anak-anak diajak memahami bahwa teknologi bisa menjadi alat untuk belajar, mencari informasi, dan berkreasi, selama digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

Kelompok 2 KKN MAS juga menyiapkan kuesioner Cerdas Digital yang berisi pertanyaan tentang kebiasaan menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Dari sini, anak-anak diajak mulai mengenali kebiasaan digital mereka sendiri.

Patmawati, anggota Kelompok 2 KKN MAS sekaligus pengajar program tersebut, mengatakan pendekatan permainan dipilih agar materi lebih mudah diterima anak-anak.

“Sebagai pengajar dalam Program Kerja ‘Cerdas Digital: Edukasi Teknologi melalui Game Kuis Interaktif’, saya berharap program kerja ini dapat menjadi sarana edukasi yang menyenangkan sekaligus efektif,” ujar Patmawati.

Menurut Patmawati, kegiatan tersebut tidak hanya menambah pengetahuan tentang teknologi. Anak-anak juga dilatih untuk berpikir kritis, cepat merespons pertanyaan, dan belajar bekerja sama dalam tim.

Lebih dari itu, Cerdas Digital diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun literasi digital sejak bangku sekolah dasar.

Anak-anak perlahan dikenalkan pada perbedaan antara menggunakan gadget untuk hal produktif dan sekadar menghabiskan waktu.

Dua program tersebut memang terlihat sederhana. Namun, pesan yang dibawa cukup penting: anak-anak membutuhkan bekal untuk menjaga tubuh dan lingkungannya sekaligus bekal untuk menghadapi dunia digital yang terus berkembang.

BeeClean dimulai dari hal yang sangat dekat—tangan yang bersih dan sampah yang dipilah dengan benar.

Sementara itu, Cerdas Digital dimulai dari kebiasaan sederhana untuk berpikir sebelum menggunakan teknologi.

Bagi Kelompok 2 KKN MAS, kegiatan ini bukan sekadar program kerja yang selesai setelah mahasiswa meninggalkan sekolah.

Harapannya, kebiasaan mencuci tangan, memilah sampah, berpikir kritis, bekerja sama, dan menggunakan teknologi secara bijak bisa terus dipraktikkan.

Sebab, perubahan besar sering kali memang dimulai dari kebiasaan kecil.

Dan di SDN Bulukerto 02, kebiasaan itu sedang dikenalkan dengan cara yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan.***(Neneng Solihat)

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Lolos Sanksi Produk Tidak Bersertifikat Halal dan Solusinya

    Panduan Lolos Sanksi Produk Tidak Bersertifikat Halal dan Solusinya

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pelaku usaha yang nekat menjual barang tanpa label halal resmi kini terancam sanksi administratif hingga penarikan produk dari peredaran. Aturan tegas dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal ini bertujuan melindungi konsumen sekaligus menciptakan persaingan usaha yang jujur. Selain itu, pencabutan izin edar juga bisa diberlakukan jika pelanggaran tersebut terus diulangi. Aturan jaminan produk […]

  • Tidak Sama dengan yang Lain, Inilah Indikator Manusia Terdidik

    Tidak Sama dengan yang Lain, Inilah Indikator Manusia Terdidik

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 42
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Apa sebenarnya makna menjadi manusia terdidik? Pertanyaan ini mengemuka dalam program Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat, Selasa (25/08/2026), yang menghadirkan Hendar Riyadi, dosen Prodi PAI dan PIAUD Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, sebagai narasumber. Hendar menegaskan, pendidikan sejati tidak berhenti pada kecerdasan intelektual. Pendidikan harus membentuk manusia yang beriman, berakhlak, bijaksana, […]

  • UM Bandung Perkuat Literasi Finansial Mahasiswa Lewat Edukasi Pasar Modal

    UM Bandung Perkuat Literasi Finansial Mahasiswa Lewat Edukasi Pasar Modal

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 34
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mendapat bekal penting untuk mengenal dunia investasi. Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkenalkan dasar-dasar pasar modal sekaligus cara menjadi investor muda yang lebih cerdas dalam rangkaian Pesonamu UM Bandung 2026 di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Selasa (22/09/2026). Deputi Kepala Wilayah Jawa Barat Kantor Perwakilan BEI Jawa Barat […]

  • ASM, Hadir untuk Menyusun Literasi Sejarah Muhammadiyah Daerah

    ASM, Hadir untuk Menyusun Literasi Sejarah Muhammadiyah Daerah

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Surabaya — Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan kegiatan Akademi Sejarah Muhammadiyah (ASM). Acara berlangsung dari Jumat-Selasa (07-11/08/2026) di Hotel Dafam Pacific Caesar, Surabaya. Peserta adalah perwakilan dari MPI se-Indonesia, mahasiswa, dan beberapa guru pegiat sejarah. Total jumlah peserta ada 25 orang. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat turut memeriahkan […]

  • Langkah Strategis MKS UIN Bandung-BWI Dorong Riset Wakaf Internasional

    Langkah Strategis MKS UIN Bandung-BWI Dorong Riset Wakaf Internasional

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperkuat kiprah akademiknya di tingkat internasional melalui kolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam 1st AWARE 2026 (Al-Awqaf Workshop for Research, Advancement and Excellence). Acara yang diselenggarakan pada Kamis (10/9/2026), Prodi MKS FEBI UIN Sunan Gunung […]

  • Realita Biaya Pembuatan Sertifikat Halal dan Strategi Lolosnya

    Realita Biaya Pembuatan Sertifikat Halal dan Strategi Lolosnya

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pengurusan sertifikat halal kini jauh lebih transparan karena tarifnya disesuaikan langsung dengan skala usaha Anda. Pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) bahkan bisa memanfaatkan program fasilitasi gratis yang rutin dibuka oleh pemerintah. Sementara itu, untuk skala usaha menengah hingga besar, biayanya berkisar dari jutaan hingga belasan juta rupiah, tergantung pada tingkat kerumitan produk dan […]

expand_less