Kamis, 8 Okt 2026

Tim Dosen UM Bandung Hadirkan Timbangan IoT Ramah Anak untuk Perkuat Layanan Posyandu

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung – Pemanfaatan teknologi di layanan kesehatan masyarakat terus didorong agar semakin praktis dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menghadirkan inovasi untuk membantu Posyandu Mayasari 3 meningkatkan layanan pemantauan tumbuh kembang balita sekaligus memperkuat edukasi bagi orang tua.

Program bertajuk “Pemberdayaan Posyandu melalui Inovasi Timbangan Balita Ramah Anak Berbasis IoT dan Penyuluhan Prophetic Parenting di Posyandu Mayasari 3” ini dipimpin dosen Prodi Teknik Informatika UM Bandung Dianti Eka Aprilia.

Program tersebut merupakan Skema Pengabdian Masyarakat Pemula dan memperoleh pendanaan dari Kemdiktisaintek.

Dianti mengatakan, program ini dirancang berdasarkan kebutuhan nyata yang ditemukan di lapangan.

Oleh karena itu, tim terlebih dahulu melakukan Focus Group Discussion (FGD), observasi alur layanan, dan analisis kebutuhan bersama kader Posyandu Mayasari 3 serta bidan desa pada 20 Juli 2026.

“Fokus utama kegiatan ini adalah membantu mewujudkan layanan posyandu yang lebih efisien, ramah anak, berbasis teknologi, sekaligus mendorong keterlibatan orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak,” ujar Dianti.

Tim PKM terdiri atas Dianti Eka Aprilia sebagai ketua dari Prodi Teknik Informatika, bersama Mulki Rezka Budi Pratama dari Prodi Teknik Elektro, Dian Kusumawati dari Prodi PIAUD.

Tim juga melibatkan mahasiswa Sultan Fadhilah Hilmiqashmal dan Zahra Hariah Attin  dari Prodi Teknik Informatika dan Ridwan Romadlon dari Prodi Teknik Elektro.

Salah satu inovasi utama yang disiapkan adalah timbangan balita berbasis Internet of Things (IoT) dengan desain menyerupai mobil-mobilan.

Selain dibuat lebih menarik dan nyaman bagi anak, alat tersebut dapat mengirimkan hasil penimbangan ke dashboard posyandu digital sehingga membantu mengurangi pencatatan manual dan mendukung pemantauan pertumbuhan balita secara lebih teratur.

Teknologi tersebut nantinya terintegrasi dengan aplikasi Rasi Balita, sebuah dashboard posyandu berbasis web yang digunakan untuk mencatat, menyimpan, dan memantau data pertumbuhan balita secara digital.

Dianti menjelaskan bahwa integrasi ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan sekaligus membantu kader dan orang tua memperoleh informasi perkembangan anak dengan lebih mudah.

Menariknya, pendekatan PKM ini tidak hanya mengandalkan teknologi. Tim juga memberikan edukasi Prophetic Parenting kepada orang tua balita melalui modul yang membahas pengasuhan anak usia 0–8 tahun dengan pendekatan kasih sayang, keteladanan, pemeliharaan kesehatan, kecintaan terhadap ilmu, hingga pendampingan penggunaan teknologi.

Sebanyak 50 eksemplar modul telah diserahkan kepada Posyandu dan orang tua balita. Penyuluhan Prophetic Parenting yang berlangsung pada 18 Agustus 2026 di Posyandu Mayasari 3, Kampung Cikalamiring RT 01 RW 03, Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, diikuti 38 orang tua balita.

Sebanyak 35 peserta mengikuti pengukuran melalui pre-test dan post-test, disertai diskusi dan tanya jawab mengenai pengalaman serta tantangan dalam pengasuhan anak.

Menurut Dianti, keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam memastikan pemantauan tumbuh kembang anak tidak berhenti di posyandu.

Edukasi pengasuhan diharapkan membuat orang tua semakin memahami pentingnya perhatian, kasih sayang, keteladanan, dan pemantauan perkembangan anak secara berkelanjutan.

“Teknologi yang kami hadirkan diharapkan bukan hanya menjadi alat. Namun, benar-benar membantu kader dalam memberikan pelayanan dan membantu orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak,” kata Dianti.

Ke depan, tim PKM akan melakukan penyerahan timbangan IoT dan aplikasi Rasi Balita kepada Posyandu Mayasari 3.

 

Tahapan berikutnya mencakup pelatihan penggunaan alat dan aplikasi, implementasi, pendampingan, hingga evaluasi untuk memastikan inovasi tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan oleh mitra.

Melalui perpaduan teknologi dan edukasi pengasuhan, PKM ini diharapkan mampu menghadirkan layanan posyandu yang lebih efisien, ramah anak, tertata, dan dekat dengan kebutuhan keluarga.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa hasil pengembangan teknologi di perguruan tinggi dapat diterjemahkan menjadi solusi sederhana dan aplikatif yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.***

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendayung antara Dua Standar: Ikut Standar Barat atau China?

    Mendayung antara Dua Standar: Ikut Standar Barat atau China?

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, geopolitics enthusiast.
    • visibility 26
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pekan lalu, Politeknik Mekanik (Polman Bandung) mengundang saya dalam kapaistas sebagai wakil dari Badan Pengelola Kawasan Rebana, untuk membedah rencana strategis (Renstra) Polman 2025-2029. Sebagai informasi, Polman juga membangun kampus 2 di Kawasan Rebana, tepatnya di Majalengka.   salah satu tekad dari Polman adalah menjadi kampus politeknik kelas dunia, kurikulumnya terdepan, dan mendorong riset-riset […]

  • Tidak Sama dengan yang Lain, Inilah Indikator Manusia Terdidik

    Tidak Sama dengan yang Lain, Inilah Indikator Manusia Terdidik

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Apa sebenarnya makna menjadi manusia terdidik? Pertanyaan ini mengemuka dalam program Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat, Selasa (25/08/2026), yang menghadirkan Hendar Riyadi, dosen Prodi PAI dan PIAUD Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, sebagai narasumber. Hendar menegaskan, pendidikan sejati tidak berhenti pada kecerdasan intelektual. Pendidikan harus membentuk manusia yang beriman, berakhlak, bijaksana, […]

  • Tantan Sulthon Bukhawan Ketua Terpilih PWI Jawa Barat 2026–2031, Alumni UIN Bandung

    Tantan Sulthon Bukhawan Ketua Terpilih PWI Jawa Barat 2026–2031, Alumni UIN Bandung

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Tantan Sulthon Bukhawan, terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031. Terpilihnya Tantan menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kiprah alumni UIN Bandung dalam dunia jurnalistik dan kehidupan publik. Tantan Sulthon Bukhawan merupakan alumni KPI UIN Bandung […]

  • Jangan Takut Hadapi Kesulitan, Justru Itu Jalan Mahasiswa Menuju Sukses

    Jangan Takut Hadapi Kesulitan, Justru Itu Jalan Mahasiswa Menuju Sukses

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 50
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Memulai perjalanan sebagai mahasiswa berarti membuka lembaran baru. Di balik semangat mengenakan almamater dan memasuki ruang-ruang perkuliahan, ada tantangan yang harus dihadapi, keputusan yang harus diambil, dan keberanian yang perlu terus diasah. Oleh karena itu, Menteri UMKM Republik Indonesia Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung untuk tidak sekadar menjadi […]

  • 5 Alasan Sertifikat Halal dan NIB Jadi Kunci Kemajuan UMKM

    5 Alasan Sertifikat Halal dan NIB Jadi Kunci Kemajuan UMKM

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID – Persaingan usaha yang semakin ketat membuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Legalitas usaha dan jaminan kehalalan kini menjadi faktor penting yang menentukan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Dua dokumen yang menjadi fondasi utama bagi UMKM adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) dan […]

  • BPJPH Apresiasi Dedikasi dan Dorong Peningkatan Kinerja untuk Perkuat Layanan Halal

    BPJPH Apresiasi Dedikasi dan Dorong Peningkatan Kinerja untuk Perkuat Layanan Halal

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan atau yang akrab disapa Babe Haikal, melakukan kunjungan kerja ke Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Provinsi Lampung. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya BPJPH memastikan penyelenggaraan layanan Jaminan Produk Halal (JPH) di daerah berjalan optimal sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Balai […]

expand_less