Kamis, 8 Okt 2026

Memahami Al-Ma’un Ala KH Ahmad Dahlan, Iman Harus Berdampak bagi Sesama

  • account_circle Feri Anugrah
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID, Bandung – Keimanan seorang muslim tidak hanya tercermin dari ketekunannya menjalankan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga dari sikap dan kepeduliannya terhadap sesama, termasuk kepada tetangga.

Kepala Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al-Islam Kemuhammadiyahan (LPPAIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dikdik Dahlan Lukman mengatakan, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penghayatan tauhid.

Hal itu disampaikan Dikdik dalam program GSM Aisyiyah Jawa Barat bertema “Sisi Humanisme KH Ahmad Dahlan: Dari Tauhid, Al-Ma’un, hingga Kemanusiaan”, Kamis (17/09/2026).

Menurut Dikdik, tauhid menjadi benang merah risalah para nabi sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, umat Islam perlu memahami bahwa seluruh nabi membawa ajaran untuk mengesakan Allah SWT.

“Benang merah risalah para nabi adalah tauhid. Harus kita pahami bahwa semua nabi mengajarkan bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT,” jelasnya.

Dikdik menjelaskan, Islam dapat dipahami dalam pengertian umum dan khusus. Secara umum, Islam merupakan ajaran yang Allah SWT turunkan melalui para nabi. Meski terdapat perbedaan ketentuan syariat pada setiap zaman, pokok ajarannya tetap sama, yakni tauhid.

Sementara dalam pengertian khusus, Islam merujuk pada ajaran yang Allah SWT turunkan melalui Al-Qur’an dan sunah Rasulullah SAW. Dengan demikian, syariat yang menjadi pedoman umat Islam saat ini adalah syariat Nabi Muhammad SAW.

“Syariat yang berlaku hari ini adalah syariatnya Rasulullah SAW,” katanya.

Dari pemahaman tersebut, Dikdik menegaskan bahwa keberagamaan tidak boleh berhenti pada hubungan manusia dengan Allah SWT. Keimanan juga membawa amanah untuk membangun hubungan yang baik dengan lingkungan sosial.

Mengutip pandangan Imam Al-Maraghi, Dikdik menjelaskan tiga amanah manusia. Pertama, amanah ilahiah berupa menjaga dan menegakkan tauhid.

Kedua, amanah syariat dengan menjalankan ketentuan agama seperti salat dan puasa. Ketiga, amanah kepada sesama manusia yang diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan memuliakan.

Amanah kepada sesama, lanjut Dikdik, tidak hanya ditujukan kepada orang-orang terdekat, tetapi juga kepada tamu, saudara, dan tetangga. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan tetangga menjadi salah satu bentuk nyata pengamalan keimanan.

Dikdik mengingatkan, seorang muslim tidak cukup hanya memperhatikan kualitas ibadah pribadinya. Ia juga harus memastikan kehadirannya tidak merugikan atau menyakiti orang-orang di sekitarnya.

“Kalau kehadiran seseorang di lingkungan masyarakat malah menjadi duri atau pembuat masalah, baik melalui lisan, kata-kata, maupun perilakunya, maka perlu dipertanyakan penghayatan keimanannya,” tandasnya.

Dalam konteks pemikiran KH Ahmad Dahlan, Dikdik mengatakan tauhid yang benar semestinya melahirkan kepedulian terhadap manusia. Keimanan tidak cukup hanya diyakini dan diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui amal yang memberikan manfaat.

Menurutnya, hal tersebut tercermin dalam cara Ahmad Dahlan menghayati QS Al-Ma’un. Ajaran agama tidak berhenti pada membaca dan memahami teks, tetapi diterjemahkan menjadi tindakan nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Oleh karena itu, kepedulian tidak cukup diwujudkan dalam bentuk rasa iba. Kepedulian perlu diterjemahkan menjadi gerakan yang terorganisasi agar mampu menghadirkan pelayanan sosial, kesehatan, dan pendidikan bagi masyarakat.

“Islam tidak hanya diyakini, tetapi harus dihadirkan dalam kehidupan,” demikian gagasan Ahmad Dahlan yang menjadi dasar arah humanisme tersebut.

Dikdik menegaskan, tauhid, ibadah, dan hubungan kemanusiaan merupakan rangkaian yang saling berkaitan dalam kehidupan seorang muslim.

Keimanan yang dihayati secara utuh, menurutnya, akan tercermin dalam cara seseorang memperlakukan dan memberikan manfaat bagi sesama.***

  • Penulis: Feri Anugrah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilih Jalur Mandiri atau Reguler? Panduan Cara Membuat Sertifikat Halal UMKM Ini Bantu…

    Pilih Jalur Mandiri atau Reguler? Panduan Cara Membuat Sertifikat Halal UMKM Ini Bantu…

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pelaku UMKM kini bisa mendaftarkan produknya secara mandiri melalui platform online resmi milik Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Proses ini terbagi menjadi dua jalur utama, yaitu jalur mandiri gratis bagi usaha mikro dan kecil dengan kriteria tertentu, serta jalur reguler berbayar. Pastikan Anda telah menyiapkan data usaha, NIB, serta daftar bahan baku […]

  • Dari Desa Santosa, KKN UM Bandung Menyalakan Semangat Belajar Al-Qur’an

    Dari Desa Santosa, KKN UM Bandung Menyalakan Semangat Belajar Al-Qur’an

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Sebuah langkah sederhana untuk mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an hadir dari Desa Santosa, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bandung menggelar Training for Teacher (TFT) Baca Al-Qur’an dan Baca Latin dengan metode Al-Barqy, Kamis (27/8/2026), di Aula Desa Santosa. Pelatihan ini mempertemukan para penggiat pendidikan dan Al-Qur’an di […]

  • Warga Cisaroni Rasakan Manfaat Layanan Mata Gratis dari Muhammadiyah

    Warga Cisaroni Rasakan Manfaat Layanan Mata Gratis dari Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 36
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Layanan pemeriksaan mata gratis membantu 252 warga Kampung Cisaroni, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mendapatkan akses kesehatan yang lebih dekat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Ad-Danu, Sabtu (19/9/2026). Pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis ini digelar melalui kolaborasi MPKU PWM Jawa Barat, KEBUMI, IROFIN, Puskesmas Jaya Giri, Lazismu, dan BTM […]

  • Mengenal Praktikum AUTHEN, Langkah Akuntansi Syariah Cetak Auditor Digital Andal

    Mengenal Praktikum AUTHEN, Langkah Akuntansi Syariah Cetak Auditor Digital Andal

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperkuat kompetensi praktis mahasiswa melalui Praktikum Audit System for Assessment (AUTHEN). Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan proses audit berbasis sistem dan memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih dekat dengan praktik profesional. Praktikum berlangsung di Aula FEBI UIN Sunan Gunung […]

  • Agribisnis Bukan Cuma Soal Kebun, Ada Bisnis dan Banyak Peluang di Baliknya

    Agribisnis Bukan Cuma Soal Kebun, Ada Bisnis dan Banyak Peluang di Baliknya

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 33
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Kuliah Agribisnis ternyata bukan cuma soal belajar pertanian di ruang kelas. Bagi Albar Yuwar Dhanuwinata, justru bagian paling menarik adalah ketika teori yang dipelajari bisa langsung dicoba di dunia nyata. Ketua Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung itu merasakan sendiri bagaimana mahasiswa diberi ruang untuk belajar bisnis sejak masih kuliah. […]

  • Era AI Menuntut Sarjana Terus Belajar, Dadang Kahmad Ingatkan Lulusan UM Bandung

    Era AI Menuntut Sarjana Terus Belajar, Dadang Kahmad Ingatkan Lulusan UM Bandung

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 35
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung – Gelar sarjana tidak lagi cukup menjadi modal untuk menghadapi dunia kerja yang terus berubah. Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital, lulusan perguruan tinggi dituntut terus belajar, beradaptasi, dan mampu membuktikan kompetensinya melalui karya nyata. Pesan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas […]

expand_less