Kamis, 8 Okt 2026

Akademi Sejarah Batch 2: Merajut Kebersamaan Muhammadiyah-NU dari Surabaya

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID — Akademi Sejarah Batch 2 resmi digelar di Surabaya pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Pustaka Indonesia ini diikuti oleh perwakilan Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia, mewakili beragam kalangan.

Berlangsung selama lima hari dengan menghadirkan sejumlah pemateri berpengalaman, acara ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat penulisan sejarah Muhammadiyah, khususnya di tingkat lokal.

Di tengah padatnya rangkaian acara, salah satu agenda yang cukup menarik perhatian adalah kunjungan ke sejumlah situs bersejarah yang berkaitan dengan Muhammadiyah di Surabaya. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain kompleks pemakaman di sekitar Masjid Sunan Ampel, rumah H.O.S. Tjokroaminoto di kawasan Peneleh, Langgar Gapo, serta Masjid Attaqwa yang dahulu sempat menjadi tempat tinggal Haji Mansur.

Yang menarik, di tengah pemberitaan media mengenai gesekan antara Muhammadiyah dan NU di beberapa daerah, Surabaya justru menampilkan wajah kebersamaan yang patut dijadikan teladan. Kebersamaan itu terekam dalam jejak sejarah yang tidak pernah lekang oleh waktu, dan masih terasa hingga kini.

Sebagaimana tercatat dalam sejarah, Hasan Gipo, Ketua Umum pertama PBNU, ternyata masih memiliki hubungan kekerabatan dekat dengan Hasan Mansur, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ke-4. Bahkan, jika memasuki kompleks Masjid Ampel, kita dapat menjumpai makam kedua tokoh tersebut berada dalam satu kompleks yang sama — sebuah gambaran kebersamaan yang semestinya terus digaungkan.

Tidak berhenti di situ, tidak jauh dari kompleks tersebut, para peserta juga berkesempatan mengunjungi beberapa langgar, di antaranya Langgar Gipo dan Langgar KH Mas Mansur. Menariknya, saat berada di Langgar Gipo — yang kini telah berstatus cagar budaya dan masih aktif menjadi pusat kegiatan NU setempat — peserta dan tuan rumah larut dalam diskusi hangat, terutama seputar sejarah yang berkaitan dengan Muhammadiyah.

Agenda semacam ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta, yang sebagian di antaranya merupakan pegiat sejarah, bahkan tidak sedikit yang telah menulis buku sejarah Muhammadiyah di daerah masingmasing.

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Bank Syariah Terbaik Pilihan Gen Z: Fitur Canggih, Bebas Riba, dan Estetik!

    5 Bank Syariah Terbaik Pilihan Gen Z: Fitur Canggih, Bebas Riba, dan Estetik!

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Generasi Z dikenal sebagai digital native yang makin sadar akan finansial (financial literacy). Menariknya, Gen Z tidak cuma mencari aplikasi keuangan yang praktis dan estetik, tapi juga berprinsip etis serta bebas dari elemen riba. Inilah mengapa bank syariah kini makin populer di kalangan anak muda. Mulai dari pendaftaran via smartphone dalam hitungan menit, […]

  • Kepsek dan Kamad Muhammadiyah Banyumas Ikrar Wujudkan Sekolah Unggul Berkemajuan

    Kepsek dan Kamad Muhammadiyah Banyumas Ikrar Wujudkan Sekolah Unggul Berkemajuan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID – Di bawah rindangnya Baturraden, api semangat itu dinyalakan kembali.   Selama dua hari, 28–29 Juli 2026, para nahkoda pendidikan Muhammadiyah se-Kabupaten Banyumas duduk satu barisan. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas melalui Majelis Dikdasmen & PNF menggelar Rapat Koordinasi Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah Muhammadiyah.   Ini bukan sekadar rakor. Ini ikrar. Ikrar untuk bergerak, […]

  • UIN Bandung Tembus 5 Besar JDIHN Terbaik Nasional Kategori Perguruan Tinggi

    UIN Bandung Tembus 5 Besar JDIHN Terbaik Nasional Kategori Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menempati peringkat keempat nasional sebagai pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Terbaik Kategori Perguruan Tinggi. Penghargaan berpredikat AA (Istimewa) dengan skor kinerja 95 ini dianugerahkan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan […]

  • Saat AI Masuk Ruang Kuliah, FAI UM Bandung Ingatkan Soal Etika

    Saat AI Masuk Ruang Kuliah, FAI UM Bandung Ingatkan Soal Etika

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 27
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Bandung — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mendorong dosen dan mahasiswa memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan akademik secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Dekan FAI UM Bandung Cecep Taufikurrohman MA PhD mengatakan, perkembangan teknologi harus tetap diiringi adab dan etika dalam proses menuntut ilmu. “Sejatinya sebelum ilmu itu intinya adab […]

  • Adian Husaini di UM Bandung Bahas tentang Modal Kuat Kebangkitan Umat Islam

    Adian Husaini di UM Bandung Bahas tentang Modal Kuat Kebangkitan Umat Islam

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Feri Anugrah
    • visibility 42
    • 0Komentar

    GEMHALAL.ID, Bandung – Kebangkitan umat Islam tidak cukup dibicarakan sebagai romantisme kejayaan masa lalu. Hal yang lebih penting adalah bagaimana umat membaca kondisi hari ini, mengenali persoalan yang dihadapi, lalu menerjemahkan nilai-nilai Islam ke dalam kehidupan modern secara nyata. Pandangan itu disampaikan Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Adian Husaini dalam Dialog Nasional Keagamaan […]

  • Merdeka Jiwa Raga

    Merdeka Jiwa Raga

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Lilis Sulastri, Guru Besar Ilmu Manajemen UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    • visibility 99
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Setiap kali bulan Agustus menyapa, ruang publik kita dipenuhi gempuran ornamen merah putih, umbul-umbul yang meliuk di sepanjang jalan, lagu-lagu perjuangan yang diputar berulang, hingga tradisi lomba ketangkasan fisik yang diwariskan turun-temurun. Namun, di balik semarak seremonial yang meriah itu, sebuah pertanyaan fundamental merayap pelan di benak generasi muda hari ini: Apakah bangsa yang telah […]

expand_less