Kamis, 8 Okt 2026

Dari Madrasah ke FH UI, Fawwaz Farhan Farabi Serukan Integritas dan Keberpihakan pada Keadilan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GENHALAL.ID — Muhammad Fawwaz Farhan Farabi tampil sebagai keynote speaker sekaligus menyampaikan sambutan mewakili wisudawan pada acara Farewell Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Fakultas Hukum Universitas Indonesia Semester Genap 2025/2026 yang berlangsung di Balai Sidang dan Auditorium Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Selasa (25/8/2026).

Di hadapan ribuan hadirin yang terdiri atas pimpinan fakultas, dosen, guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, para wisudawan dan wisudawati, orang tua, serta tamu undangan, Fawwaz mengajak para lulusan untuk menjaga idealisme, integritas, dan keberpihakan pada keadilan saat memasuki dunia profesi.

Dalam pidatonya, mantan Ketua Umum BEM Fakultas Hukum UI itu mengingatkan bahwa pendidikan hukum tidak hanya membekali seseorang dengan pengetahuan tentang peraturan dan lembaga negara, tetapi juga membentuk kompas moral dalam menggunakan ilmu yang dimiliki.

“Empat tahun lalu kita datang ke FHUI sebagai anak SMA. Hari ini kita meninggalkannya sebagai sarjana. Kita membawa gelar, membawa almamater, membawa nama keluarga. Tetapi semoga kita juga membawa sesuatu yang lebih penting dari itu semua, yaitu keberanian untuk tetap menjadi manusia,” ujar Fawwaz.

Ia mengenang salah satu pesan yang diterimanya pada masa awal kuliah, bahwa sarjana hukum selalu dihadapkan pada pilihan untuk menggunakan ilmunya demi menegakkan keadilan atau sebaliknya.

“Gelar sarjana hukum bisa dipakai untuk membela kebenaran, tetapi bisa juga dipakai untuk merampoknya. Dan pilihan itu sepenuhnya ada di tangan kita,” katanya.

Menurut Fawwaz, Indonesia membutuhkan generasi sarjana hukum yang mampu menjaga idealisme di tengah kompleksitas persoalan kebangsaan dan dinamika kehidupan profesional.

“Negara membutuhkan sarjana hukum yang berani berpikir kritis. Kritik adalah bagian penting dari upaya memperkuat demokrasi dan memperbaiki tata kelola bangsa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

“Apa pun profesi kita nanti, berpihaklah pada keadilan. Karena hukum yang tidak berpihak pada yang lemah bukan lagi hukum, melainkan sekadar kekuasaan. Di mana pun kita mengabdi, jangan pernah kehilangan kompas moral,” pesannya.

Menutup pidatonya, Fawwaz mengajak para lulusan untuk terus menjaga idealisme yang tumbuh selama masa perkuliahan.

“Selamat jalan, sarjana hukum. Selamat datang di dunia yang membutuhkan kita. Semoga kita tetap menjaga integritas dan tidak mengkhianati nilai-nilai yang telah kita pelajari,” tandasnya.

Jejak Prestasi Sejak Madrasah

Sosok Fawwaz bukanlah nama baru dalam dunia pendidikan. Ia adalah adik dari dr. Farah Layli Azka, dan putera dari Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag, guru besar Pemikiran Pendidikan Islam pada Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta dan Prof. Dr. Hj. Mesraini, S.Ag., SH., M.Ag, guru besar Fiqh Munakahat pada Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta.

Prestasinya telah terlihat sejak usia sekolah. Ia tercatat sebagai lulusan terbaik Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pembangunan UIN Jakarta dan melanjutkan capaian yang sama sebagai lulusan terbaik Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pembangunan UIN Jakarta.

Perjalanan akademiknya berlanjut di MAN Insan Cendekia Serpong. Di sekolah unggulan binaan Kementerian Agama tersebut, Fawwaz kembali menjadi salah satu lulusan terbaik. Saat duduk di bangku MAN IC Serpong, ia diterima di lima perguruan tinggi bergengsi di Asia, Australia, dan Eropa, termasuk Universitas Indonesia, Monash University, Adelaide University, RMIT University Australia, dan Wageningen University & Research Belanda.

Namun, di tengah berbagai pilihan yang tersedia, Fawwaz memutuskan untuk melanjutkan studi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia melalui jalur SNMPTN.

Keputusan itu, menurut Fawwaz, didasari pertimbangan moral dan tanggung jawab terhadap almamaternya. Ia mengenang pesan ayahnya ketika harus menentukan pilihan perguruan tinggi.

“Nak, carilah ilmu yang tidak berdampak mudarat kepada orang lain. Jika engkau tidak ambil UI-nya, maka adik-adik kelasmu nanti terkena mudarat karena keputusanmu,” pesan sang ayah yang masih diingatnya hingga kini.

Nasihat tersebut berangkat dari kekhawatiran bahwa apabila kursi jalur SNMPTN yang telah diperoleh tidak diambil, hal itu dapat berdampak pada kesempatan siswa-siswa MAN IC Serpong pada tahun-tahun berikutnya. Sejak saat itu, Fawwaz belajar bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial dan kemanfaatan bagi orang lain.

Wisudawan Berprestasi dan Aktivis Konstitusi

Konsistensi prestasinya terus berlanjut selama menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Pada Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Fawwaz dinobatkan sebagai salah satu Wisudawan Berprestasi Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan lulus dengan predikat Cum Laude.

Selain aktif dalam bidang akademik, Fawwaz juga dikenal aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum BEM Fakultas Hukum UI serta terlibat dalam berbagai kajian mengenai konstitusi, demokrasi, dan hak-hak warga negara.

Di bidang litigasi konstitusi, Fawwaz tercatat sebagai salah satu pemohon dalam Perkara Nomor 56/PUU-XXIII/2025 terkait pengujian Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) di Mahkamah Konstitusi. Keterlibatannya menunjukkan komitmen generasi muda dalam mengawal pembentukan hukum dan demokrasi melalui mekanisme konstitusional.

Fawwaz juga terlibat dalam sejumlah perkara strategis lainnya di Mahkamah Konstitusi. Ia menjadi salah satu kuasa hukum dalam perkara yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta turut mengawal advokasi terkait Undang-Undang Guru dan Dosen dengan tujuan mendorong terwujudnya penghasilan yang lebih layak bagi guru dan dosen sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan nasional.

Berbagai kiprah tersebut mencerminkan konsistensi Fawwaz dalam memanfaatkan instrumen hukum dan konstitusi sebagai sarana memperjuangkan kepentingan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, serta mendorong hadirnya keadilan sosial bagi masyarakat.

Selain itu, Fawwaz juga aktif melakukan riset dan telah berhasil menyusun buku dan sejumlah artikel ilmiahnya yang diterbitkan di jurnal terindeks Scopus dan terakreditasi di Sinta.

Bagi banyak hadirin yang memenuhi Balai Sidang dan Auditorium Fakultas Hukum UI siang itu, sosok Fawwaz tidak hanya merepresentasikan keberhasilan akademik, tetapi juga menggambarkan perjalanan panjang seorang alumni madrasah yang konsisten memadukan prestasi, kepemimpinan, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dari lulusan terbaik MI Pembangunan UIN Jakarta, lulusan terbaik MTs Pembangunan UIN Jakarta, lulusan terbaik MAN Insan Cendekia Serpong, mahasiswa berprestasi FH UI, Ketua Umum BEM FH UI, hingga aktivis hukum di berbagai perkara konstitusi serta peneliti dan penulis, Fawwaz menunjukkan bahwa pendidikan adalah jalan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi bangsa dan negara.

Suasana haru menyelimuti akhir kegiatan ketika para wisudawan bersama keluarga dan sivitas akademika FH UI menandai berakhirnya masa studi mereka. Pelepasan tersebut menjadi titik awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu hukum yang dimiliki demi terwujudnya masyarakat yang lebih adil, beradab, dan sejahtera. Sebagaimana pesan Fawwaz, tantangan sesungguhnya setelah wisuda bukanlah mencari posisi dalam sistem, melainkan menjaga nurani, integritas, dan keberanian untuk terus membela keadilan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merajut Integrasi Keilmuan Menuju Universitas Riset Unggul ala UIN Bandung

    Merajut Integrasi Keilmuan Menuju Universitas Riset Unggul ala UIN Bandung

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali mencatatkan momentum penting dalam memperkuat fondasi akademik melalui penyelenggaraan Short Course Konsorsium Keilmuan 2026 bertajuk “Mengokohkan Integrasi Keilmuan dan Jati Diri Menuju Rahmatan Lil Alamin” yang berlangsung di Aula Ushuluddin Lantai 1 Kampus II, Rabu (26/8/2026). Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. H. Supiana, M.Ag. […]

  • Inilah 5 Kriteria Utama Destinasi Wisata Terkategori Halal

    Inilah 5 Kriteria Utama Destinasi Wisata Terkategori Halal

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Pariwisata halal atau halal tourism bukan sekadar tren sesaat, melainkan telah berevolusi menjadi segmen pasar yang sangat besar dan potensial di industri pariwisata global. Indonesia sendiri kerap menduduki peringkat atas dalam daftar destinasi wisata ramah muslim dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI). Namun, apa sebenarnya yang membuat sebuah destinasi wisata bisa mendapatkan […]

  • Gaya Sultan, Dompet Rungkad, dan Catatan Harian Hamba Paylater

    Gaya Sultan, Dompet Rungkad, dan Catatan Harian Hamba Paylater

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Sukron Abdilah, Founder Gen Halal Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Bangun pagi, meregangkan badan di atas kasur springbed empuk. Ah, nikmatnya hidup. Sampai saya sadar, kasur ini baru masuk cicilan bulan ke-3 dari total 12 bulan. Selamat datang di kehidupan modern, di mana slogan “Beli Sekarang, Bayar Nanti” tampaknya lebih dihayati oleh generasi kita daripada butir-butir Pancasila. Mari kita mulai rutinitas pagi. Buka aplikasi […]

  • Healing Sambil Tombo Ati: Panduan Wisata Halal bagi Warga Jakarta

    Healing Sambil Tombo Ati: Panduan Wisata Halal bagi Warga Jakarta

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Sukron Abdilah, Founder Gen Halal Indonesia
    • visibility 168
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Penatnya rutinitas dan kemacetan ibukota seringkali menuntut jeda. Bagi warga Jakarta, mencari tempat untuk healing atau sekadar melepas penat saat akhir pekan sudah menjadi kebutuhan pokok. Namun, healing yang sesungguhnya bukan sekadar rekreasi fisik, melainkan juga ketenangan batin atau tombo ati. Wisata halal hadir sebagai solusi komprehensif bagi mereka yang ingin menyegarkan pikiran, […]

  • Expo CRM Jateng: LPCR PDM Banyumas Tunjukkan Ekonomi Warga Muhammadiyah

    Expo CRM Jateng: LPCR PDM Banyumas Tunjukkan Ekonomi Warga Muhammadiyah

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tarqum Aziz
    • visibility 32
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID, Jepara — Jika CRM adalah lomba tentang kekuatan organisasi, maka expo adalah panggung tentang kekuatan ekonomi. Dan di panggung itulah LPCR-PM PDM Banyumas memilih untuk bicara paling lantang. Pada tanggal 8-9 Agustus 2026 di halaman SD Muhammadiyah Blimbingrejo, Nalumsari, Jepara stand LPCR-PM PDM Banyumas menjadi salah satu titik paling ramai di Expo Produk Unggulan Muhammadiyah […]

  • Tutup KUII ke-8, Pentingnya Cita Peradaban Islam dan Urgensi Literasi Ekonomi Syariah

    Tutup KUII ke-8, Pentingnya Cita Peradaban Islam dan Urgensi Literasi Ekonomi Syariah

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    GENHALAL.ID — Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengimbau umat Islam Indonesia untuk mengambil peran strategis sebagai episentrum peradaban Islam dunia di masa depan. Bersamaan itu, Menag juga menggarisbawahi urgensi penguatan literasi ekonomi syariah. Hal tersebut disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada Penutupan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-8 dan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) […]

expand_less